Hari Biasa (H).
Rut. 2:1-3, 8-11; 4:13-17; Mzm. 128:1-2,3,4,5; Mat.23:1-12.
Pemimpin yang baik ialah mereka yang tidak hanya sekedar memerintah tetapi senantiasa memberikan teladan yang baik. Kata-kata yang keluar dari mulut seorang pemimpin akan menjadi sangat bernilai dan akan didengar baik oleh orang lain jika disertai dengan perbuatan. Demikian dapat dikatakan bahwa teladan yang baik bukan sekedar lewat kata-kata yang diucapkan tetapi disertai dengan perbuatan.
Yesus dalam injil hari ini hendak menjelaskan bagaimana ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang senantiasa mengajar tetapi mereka sendiri tidak melakukannya. Terhadap situasi ini, Yesus memberi pesan untuk tetap menuruti dan melakukan apa yang ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi ajarkan tetapi tidak dengan perbuatan mereka. Ajaran mereka jelas benar tetapi perbuatan mereka menyesatkan. Yesus tidak menghendaki orang-orang banyak serta murid-muridNya masuk dalam kesesatan. Apa yang dilakukan oleh ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Yesus. Yesus tidak hanya berkata-kata tetapi Dia juga berbuat. Hal ini sangat nyata dalam tindakanNya yang mau menyelamatkan manusia lewat sengsara, wafat dan kebangkitanNya.
Kata-kata Yesus dalam injil hari ini tidak hanya mengkritik ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi pada masanya, tetapi menjadi refleksi bersama bagi kita yang hidup di zaman ini. Mengucapkan kata-kata atau perintah memang tidak semudah melakukan sebuah tindakan atau aksi nyata. Akan tetapi, tindakan nyata jauh lebih bernilai dibanding kata-kata atau perintah yang keluar dari mulut. Lebih buruknya lagi, jika tindakan kita tidak sesuai atau bertentangan dengan apa yang kita ucapkan. Kata-kata baik yang keluar dari mulut akan lebih bernilai jika diselaraskan dengan tindakan baik pula. Yesus dalam injil hari ini hendak memberikan penyegaran kepada kita semua betapa pentingnya sebuah teladan. Teladan yang baik bukan hanya sekedar kata-kata tetapi lewat aksi nyata. Teladan yang baik telah ditunjukkan oleh Yesus yang dengan sangat jelas telah menyerahkan nyawaNya demi keselamatan semua orang. Yesus tidak hanya berkata-kata tetapi juga bertindak yang berbuah bagi keselamatan semua orang.
(Redaksi)
“Barang siapa meninggikan dirinya, akan direndahkan, dan barang siapa merendahkan dirinya akan ditinggikan.” (Mat 23:12)
Marilah berdoa:
Ya Bapa, semoga kami mampu melakukan perbuatan-perbuatan baik seperti Engkau baik hati kepada semua orang. Amin.











