“AKU TELAH MELIHAT TUHAN”: Renungan, Jumat 22 Juli 2023

0
1248

Pesta S. Maria Magdalena (P)

Kid. 3:1-4a atau 2Kor. 5:14-17; Mzm. 63:2,3-4,5-6,8-9; Yoh. 20:1,11-18.

Saudara-saudari yang terkasih, hari ini Gereja merayakan Pesta Santa Magdalena, saksi pertama kebangkitan Kristus. Penginjil Yohanes menceritakan bahwa Maria Magdalenalah orang pertama yang menjadi saksi kebangkitan Kristus itu. Dalam Injil Yohanes bahkan diceritakan bahwa Yesus yang telah bangkit menjumpai Maria Magdalena, namun Maria Magdalena tidak mengetahuinya dan menyangka bahwa Yesus adalah seorang penunggu taman. Terjadilah percakapan yang sangat indah antara Maria Magdalena yang mengungkapkan cintanya kepada Yesus sehingga Yesus pun menyatakan dirinya kepada Magdalena.

Kisah percakapan antara Yesus yang bangkit dan Maria Magdalena yang diceritakan oleh Yohanes, bisa menjadi model bagaimana kita mengungkapkan cinta kita kepada Tuhan Yesus. Kita mengungkapkan cinta dan kerinduan untuk bertemu dan melihat Tuhan Yesus, dan Tuhan Yesus mengetahui isi hati kita itu. Tuhan pasti akan memanggil nama kita seperti ia memanggil Maria Magdalena. Perjumpaan mistik antara Maria Magdalena yang mencari Tuhan Yesus dengan Kristus yang telah bangkit ini adalah misteri perjumpaan setiap umat beriman dengan Tuhan Yesus. Dan berkat pengalaman itu, Maria Magdalena pergi kepada para rasul dan berkata: “Aku telah melihat Tuhan” (Quia vidi Dominum). Sebelum para rasul sendiri melihat dan bertemu dengan Tuhan Yesus yang bangkit, mereka terlebih dahulu mendapatkan informasi atau pewartaan dari Santa Maria Magdalena, sehingga Maria Magdalena mendapat gelar Apostola Apostolorum (Seorang rasul wanita bagi para rasul yang semuanya adalah pria).

Pengalaman Maria Magdalena yang telah diampuni semua dosanya oleh Tuhan Yesus dan ia menjadi murid yang sangat setia dan menjadi saksi sengsara, penderitaan, kematian, dan kebangkitaan Kristus itu menyebabkan ia menjadi ciptaan yang baru. Ia telah mati bersama Kristus dan hidup baru di dalam Kristus seperti dijelaskan dalam bacaan pertama dari 2Kor. 5:14-17.

Hidup kita di dunia ini adalah hidup yang tersembunyi di dalam Allah bersama dengan Kristus. Inilah kebenaran sejati tentang hidup kita. Kita harus percaya sepenuh hati karena Kitab Sucilah yang mengajarkannya kepada kita. Kita harus bersyukur atas karya-karya ajaib Tuhan dalam menyelamatkan kita dan kita berusaha untuk menghidupi diri kita sebagai ciptaan baru yang telah dibebaskan dari dosa dengan bersatu dengan Kristus dalam relasi mistik seperti Santa Maria Magdalena.

(RP. Albertus Sujoko, MSC)

“Jadi barangsiapa ada di dalam Kristus, dia adalah ciptaan baru!” (2Kor 5:17)

Marilah berdoa:

Tuhan Yesus, Ajarilah dan kuatkanlah kami sebagai saksi InjilMu di tengah dunia, Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini