“Sudahkah Kita Bersyukur?”: Renungan, Sabtu 15 Oktober 2022

0
1369

Pw S. Teresia dr Yesus, PrwPujG (P)

Ef. 1:15-23; Mzm. 8:2-3a,4-5,6-7; Luk. 12:8-12.

Mengucap syukur merupakan salah-satu ciri khas setiap orang yang beragama. Mereka bersyukur atas berbagai hal, entah itu yang bersifat gembira maupun yang bersifat sedih. Begitu pula dengan umat katolik sendiri yang selalu bersyukur atas berbagai hal dalam setiap kehidupannya. Nah, dalam surat Paulus kapada jemaat di Efesus, Paulus dalam surat-suratnya mengucap syukur pada awal suratnya. Ucapan syukur dari Paulus ini sungguhlah tulus, di mana ia merasa diberkati dan dari perasaan diberkati tersebut Paulus mengucap syukur kepada Allah yang telah memperkenankan dirinya menjadi alat untuk mewartakan kabar sukacita kepada umat di Efesus.

Mengucap syukur menjadi titik tolak bagi umat di Efesus untuk masuk lebih dalam lagi dalam hal memahami apa itu pengharapan yang sejati di dalam Tuhan? St. Paulus memanfaatkan ucapan syukur melalui doa, ia memberikan penekanan pada iman akan Tuhan sebagai pusat. Pengajaran iman dari St. Paulus inilah yang senada dengan perkataan Yesus pada hari ini bahwa Ia memiliki kuasa surgawi. Konsekuensinya, semua kuasa di dunia tidak ada artinya dengan kuasa yang dimiliki Yesus sendiri. Hal ini nampak dalam bacaan Injil, di mana para murid tidak perlu merasakan kekhawatiran yang besar ketika menghadapi cobaan-cobaan dalam mewartakan sabda Tuhan sebab kuasa Tuhan kita Yesus yakni Roh Kudus selalu menyertai dan bahkan membimbing para murid.

Bagaimana dengan kita yang percaya akan Kristus? Apakah kita masih merasa khawatir akan segala cobaan yang akan menimpa kita? Rasa khawatir memang merupakan hal yang wajar. Siapa di dunia sekarang ini yang tidak merasa khawatir? Tetapi kita perlu melihat rasa khawatir ini sebenarnya mengarahkan kepada kita untuk terus berharap kepada Tuhan. Di saat rasa khawatir itu datang menghampiri kita, mari kita sujud kepada Tuhan, memohon belas kasih-Nya melalui doa tentunya. Kita pun percaya melalui doa-doa kita kepada Tuhan, kita akan diberikan kekuatan dan bahkan jalan keluar dalam menghadapi setiap cobaan yang ada. Rahmat Tuhan selalu menyertai kita semua.

(Fr. Brian Leonardus Salea)

“Ya Tuhan, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!” (Mzm 8:2a).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, semoga aku dapat terus bersyukur atas segala berkat yang Engkau nyatakan dalam kehidupanku. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini