“Allah Ada Untuk Mereka”: Renungan, Rabu 18 Juli 2018

0
2629

Hari Biasa (H)

Yes. 10:5-7,13-16; Mzm. 94:5-6,7-8,9-10,14-15; Mat. 11:25-27.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar, melihat, membaca, bahkan mengalami pelbagai tindakan penindasan dan ketidakadilan dari orang yang berkuasa kepada orang lemah atau kecil. Dalam sejarah revolusi di beberapa negara, ada gerakan yang mengatasnamakan rakyat kecil.

Gerakan ini dilaksanakan atas dasar penindakan dan perlakuan yang tidak sesuai dari para penguasa, mereka yang kaya dan terpandang, terhadap masyarakat kecil. Tujuannya ialah untuk kemerdekaan, yakni memperoleh hak dan kedudukan yang sama sebagai manusia.

Sabda Tuhan hari ini menggambarkan secara lain nasib orang-orang kecil dan tertindas. Dalam bacaan pertama, Allah mengutuk keras tindakan dan perlakuan dari para penguasa Asyur terhadap bangsa Israel. Dalam kacamata bangsa Asyur, bangsa Israel adalah para budak dan orang kecil yang berbeda dengan mereka. Untuk itu, bangsa Israel pantas diperkakukan secara tidak adil. Bangsa Israel tidak boleh menikmati hidup sama seperti mereka.

Kehidupan bangsa Asyur hendak mengungkapkan kembali keangkuhan dan kesombongan mereka di hadapan Tuhan. Karena itu mereka memandang dengan sebelah mata bangsa Israel. Padahal mereka tidak sadar bahwa bangsa Israel adalah bangsa pilihan Allah. Sebaga bangsa pilihan, Allah turut bertindak untuk membebaskan bangsa-Nya. Tindakan ini hendak menunjukkan bahwa Allah adalah bagian dari bangsa kecil yang tertindas.

Dalam bacaan Injil, dengan jelas Yesus mengajak dan menunjukkan kepada banyak orang bahwa Bapa-Nya yang di Surga senantiasa berpihak terhadap orang-orang kecil. Keberpihakan Allah terhadap orang kecil dan tertindas diwujudnyatakan melalui kehadiran Yesus di dunia. Yesus datang ke dunia untuk membawa keadilan dan satu pembaharuan terhadap mereka yang kecil dan tertindas. Jadi, tujuan kehadiran Putera Allah bukan untuk orang yang merasa dirinya pandai dan bijaksana, melainkan orang kecil dan tertindas.

Kehidupan sekarang telah berubah. Namun ajakan Yesus tetap relevan sampai sekarang.  Ajakan Yesus hari ini menjadi motivasi dan inspirasi yang kuat dalam diri kita. Sebagai orang kecil yang seringkali tertindas dan diperlakukan secara tak adil, kita tak perlu khawatir dan takut akan nasib hidup yang sering dialami.

Kita harus yakin dan percaya bahwa Allah selalu ada di pihak kita. Dengan ini kita percaya bahwa Allah juga telah menyatakan diri-Nya terhadap kita. Marilah kita berdoa, semoga Allah senantiasa ada bersama kita untuk melawan segala bentuk tindakan yang tidak sesuai dengan martabat manusia.

(Fr. Marius Omyair)

“Aku memuji Engkau, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil” (Mat. 11:25)

Marilah berdoa:

Ya Bapa, semoga Engkau selalu berpihak dan menyatakan diri pada mereka yang kecil dan bersengsara. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini