“Kami Telah Meninggalkan Segala Sesuatu”: Renungan, Selasa 25 Mei 2021

0
2247

Hari Biasa (H)

Sir. 35:1-12; Mzm. 50:5-6,7-8,14,23; Mrk. 10:28-31.

Di zaman sekarang ini, umumnya orang-orang mau melakukan sesuatu jika diberi upah. Bagi sebagian besar orang, mereka membutuhkan upah untuk menghidupi keluarga maupun kebutuhan pribadi. Dapat dikatakan bahwa hidup manusia hanya terfokus pada materi saja. Banyak orang sibuk mengejar harta duniawi. Mereka selalu mencari kesempatan untuk memperoleh upah yang diinginkan. Kepuasan materi adalah hal yang utama. Manusia selalu berlomba-lomba dalam mengejar hal-hal yang berhubungan dengan materi. Tidak sedikit yang tetap bekerja sekalipun itu adalah hari Minggu atau hari libur.

Bacaan Injil hari ini menjelaskan kepada kita bahwa yang kita butuhkan pertama-tama dan utama adalah ‘upah’ Kerajaan Allah dan bukan upah dalam bentuk materi. Yesus menjelaskan mengenai upah tetapi bukanlah upah seperti yang didapatkan setelah kita bekerja. Yesus berbicara mengenai upah kehidupan kekal bagi siapa saja yang percaya dan mengikuti Dia. Yesus menjawab perkataan Petrus mengenai apa yang akan diperoleh jika seseorang meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti-Nya. Jawaban Yesus memperlihatkan bahwa kasih Allah sungguh besar kepada kita. Yesus berkata bahwa setiap orang yang rela meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Dia, akan memperoleh upah seratus kali lipat dari apa yang telah mereka tinggalkan.

Yesus juga memberikan jaminan keselamatan kekal. Ketika kita mengikuti Yesus, kita akan memperoleh upah yang lebih besar daripada upah yang kita dapatkan di dunia. Yesus menjanjikan sebuah keselamatan, penyertaan, perlindungan serta berkat untuk kita yang percaya dan mau mengikuti-Nya. Ketika seseorang mengikuti Yesus, ia tidak mendapatkan upah dalam bentuk materi tetapi upah yang didapatkan seratus kali lebih besar daripada upah di dunia.

Melalui bacaan Injil hari ini, Yesus ingin menyadarkan kita bahwa tidak ada yang mampu memberikan berkat serta jaminan keselamatan yang lebih besar daripada Allah sendiri. Kita semua diajak untuk selalu bersyukur dan jangan terlalu memfokuskan diri dengan hal-hal duniawi. Jangan malu jika dipandang lemah hanya karena tidak mampu dari segi materi. Buka hati, terima Yesus dan ikutlah Dia, maka kamu akan memperoleh seratus kali lipat dari apa yang kamu inginkan. Penyertaan, perlindungan, berkat serta keselamatan kekal akan diberikan kepada siapa saja yang mau percaya dan mengikuti Dia.

(Fr. Glandy Tambingon)

“Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu” (Mrk. 10:31).

Marilah berdoa:

Ya Bapa, bimbinglah kami agar tidak terlalu sibuk dengan harta duniawi tetapi melakukan kehendak-Mu dan mengikuti Engkau. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini