Hari Biasa (H)
Why. 3:1-6,14-22; Mzm. 15:2-3ab,3cd-4ab,5; Luk. 19:1-10
Dalam refleksinya pemazmur mengajak kita untuk menang. Ia berkata, “Barangsiapa menang ia akan Kududukkan bersama Daku di atas takhta-Ku”. Kemenangan membuat setiap orang yang mengalaminya merasa bahagia. Kebahagiaan membuat kita bersukacita. Sukacita tersebut kita syukuri bersama keluarga, sahabat dan kenalan dengan membuat pesta.
Pemazmur dengan penuh keyakinan mengatakan bahwa para pemenang akan bersama dengan Allah di atas tahta kemuliaan untuk menikmati kebahagiaan surgawi. Hal itulah yang dialami dan dirasakan oleh Zakheus dalam bacaan Injil hari ini. Ia mengalami kemenangan dengan mengalahkan kelemahan-kelemahan dalam dirinya demi berjumpa dengan Yesus yang saat itu akan masuk ke kota Yerikho.
Kemenangan yang dirasakan oleh Zakheus membuahkan hasil yang luar biasa. Yesus mengajak Zakheus untuk ke rumahnya. Ajakan Yesus ditanggapi secara positif. Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Rasa sukacita yang dialami Zakheus mendapat tantangan dari pihak lain. Orang-orang yang melihat peristiwa tersebut bersungut-sungut.
Respon negatif dari orang lain tak membuat Zakheus marah, melainkan cinta kasih dalam pribadi Zakheus nampak. Ia berkata “Tuhan, separuh dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin, dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat”. Sikap ini ditanggapi positif oleh Yesus dengan menegaskan bahwa kehadirannya ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.
Sukacita yang dialami setiap orang akan menjadikannya setia, seperti yang ditunjukkan oleh Edmundus Raja Anglia Timur yang beragama Kristen yang dibunuh secara kejam oleh tentara Denmark yang kafir, ketika mereka merampok kerajaannya. Mereka menuntut supaya ia murtad, tetapi ia tetap bertahan pada imannya dengan rela mengorbankan nyawanya. Oleh karena itu, Injil hari ini mengajari kita untuk berusaha mencari Tuhan dengan mengalahkan segala kekurangan dan kelemahan dalam diri kita. Dengan menang, kita akan berjumpa dengan Tuhan. Kehadiran-Nya akan membuat kita mengalami sukacita di dunia maupun di akhirat.
(Fr. Gregorius Anselmus Legi)
“Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Luk. 19:10)
Marilah berdoa:
Ya Bapa, tuntunlah aku di jalan kebenaran sehingga aku dapat menang melawan segala yang jahat dan dapat mengalami sukacita. Amin.











