Hari biasa (H).
Ul. 31:1-8; MT Ul. 32:3-4a,7,8,9,12; Mat. 18:1-5,10,12-14
Hidup kita akan sangat berharga ketika kita mengutamakan hal-hal yang selalu mengarah diri kepada Allah. Manusia tidak ada yang sempurna. Kita semua adalah manusia yang berdosa namun kita semua dibenarkan, disempurnakan dan diselamatkan oleh Allah melalui Yesus Kristus, Putera-Nya. Kita semua diselamatkan karena Allah sangat mencintai dan mengasihi kita semua.
Dalam Kitab Ulangan dikatakan bahwa ‘”Sebab Tuhan, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.’’ (Ul. 31: 8). Di sini sangatlah jelas bahwa Allah Bapa selalu ada bersama-sama dengan kita. Allah tidak pernah meninggalkan kita semua walaupun kita selalu menyakiti-Nya dengan dosa-dosa yang kita lakukan.
Hal serupa pun dikatakan dalam Injil. Injil hari ini mengisahkan tentang Siapa yang terbesar dalam kerajaan Surga dan perumpamaan tentang domba yang hilang. Kisah yang diceritakan dalam Injil Matius ini ingin menegaskan kepada kita mengenai kerendahan hati, pertobatan dan Kasih Allah kepada kita semua. Ketika Yesus ditanyai oleh para murid mengenai Siapakah yang terbesar di dalam Kerajaan Surga, Yesus memanggil seorang anak kecil lalu menempatkan anak itu di tengah-tengah mereka. Ia pun berkata: jika kamu tidak bertobat dan sama seperti anak kecil ini maka kamu tidak akan masuk dalam kerajaan Surga. Itu berarti bahwa kita semua diajak oleh Yesus untuk merendahkan diri dan bertobat karena jika kita bertobat maka Allah akan sangat bahagia karena kita telah kembali kepada Allah. Hubungan kita dengan Allah dipulihkan lewat pertobatan yang kita lakukan, sebagaimana yang telah Yesus ajarkan melalui perumpamaan tentang domba yang hilang. Allah akan sangat senang karena keberanian kita untuk kembali kepada-Nya walaupun kita sangat berdosa. Ketika kita jauh dari Allah, Allah sangat mengharapkan kita untuk kembali kepada-Nya karena Dia tidak mau kita semua binasa.
Hari ini kita diajak Tuhan untuk merenungkan hal tersebut. Karena cinta-Nya yang sangat istimewa kepada kita manusia yang berdosa ini maka Allah mencari dan menyelamatkan kita semua melalui Yesus Kristus, Putera-Nya. Allah tidak mau kita jauh dari pada-Nya. Ia tidak mau di antara kita ada yang hilang dari rangkulan kasih-Nya yang istimewa dan tulus. Allah mau supaya kita semua bertobat dan kembali kepada-Nya, karena dengan pertobatan kita akan diselamatkan oleh Allah dan hidup bahagia bersama-Nya di dalam Kerajaan Surga.
(Fr. Blasius Helyanan)
“Bapamu yang di Surga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.’’ (Mat. 18: 14)
Marilah Berdoa:
Ya Tuhan, sadarkan kami agar kami bertobat dan kembali kepada-Mu. Amin.











