“KECERDIKAN YANG BAIK”: Renungan, Jumat 10 November 2023

0
959

PW St. Leo Agung (P)

Rm. 15: 14 – 21; Mzm. 98: 1, 2 – 3ab, 3cd – 4; Luk. 16: 1 – 8.

Hari ini Gereja memperingati Santo Leo Agung sebagai paus dan pujangga gereja. Dia adalah seorang paus yang rendah hati dan berani serta berpengaruh dalam Gereja kala itu. Dia mengadakan konsili dan menulis ajaran-ajaran yang benar untuk melawan, mengutuk dan mengucilkan mereka, yang membawa ajaran sesat. Yang paling membuat dia dikasihi banyak orang kala itu hingga saat ini ialah keberaniannya untuk menghadapi pemimpin barbar yaitu Attila. Keberaniannya itu membantu Gereja untuk tidak diserang. Di kemudian hari muncullah perjanjian damai antara Santo Leo Agung yang kala itu sebagai pemimpin Gereja dengan Attila.

Bacaan Injil hari ini menunjukkan kepada kita perkataan Yesus kepada para muridNya. Ada seorang kaya yang memiliki bendahara yang tidak jujur tapi bendahara itu dipuji tuannya, karena tindakannya yang cerdik dalam menagih utang-utang. Ketika bendahara itu tahu bahwa ia akan dipecat maka ia pun mengurangi setiap beban utang dari setiap orang yang memiliki utang tersebut. Tindakan yang dibuat ini bertujuan untuk ketika dia dipecat nanti bisa ada yang membantunya.

Dalam kehidupan kita saat ini, terkadang kita menggunakan kecerdikan dan kemampuan kita untuk melakukan hal-hal yang merugikan sesama kita. Padahal kita tidak tahu bahwa dengan tindakan tersebut akan merugikan kita ketika kita hendak membutuhkan bantuan sesama. Injil hari ini mengajarkan kita untuk menggunakan kecerdikan dan kemampuan kita sebaik mungkin. Hal ini bertujuan untuk ketika kita sudah membantu orang lain maka suatu saat nanti kita juga akan dibantu oleh orang lain karena ketidakmampuan kita dalam melakukan sesuatu.

Melalui injil hari ini, kita diajarkan untuk menggunakan kecerdikan dan kemampuan kita untuk memperoleh kebahagiaan yang baik bagi diri sendiri dan sesama. Kelebihan kita hendaknya digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan bantuan. Kita juga dapat belajar dari kehidupan Santo Leo Agung yang diperingati hari ini. Dengan kerendahan hati, kecerdikan dan keberanian dari Santo Leo Agung, kita pun diajak untuk melawan ajaran-ajaran yang tidak benar sekarang ini dengan berani dan cerdik. Apakah kita sudah cerdik dalam melakukan hal-hal baik kepada sesama?       

(Fr. Brayen Ngilamele)

 “… karena ia telah bertindak dengan cerdik” (Luk. 16:7).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, bantulah kami agar menggunakan kecerdikan dengan baik untuk kebaikan diri dan sesama. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini