“SABDA HIDUP”: Renungan, Sabtu 30 September 2023

0
934

Zak. 2: 1 – 5, 10 – 11a; MT Yer. 31: 10, 11 – 12ab, 13; Luk. 9: 43a – 45.

Gereja hari ini, memperingati Santo Hieronimus sebagai imam dan pujangga gereja. Dia adalah seorang penerjemah Kitab Suci ke dalam Bahasa Latin yang dikenal dengan sebutan Vulgata. Dengan adanya terjemahan Kitab Suci ini, Santo Hieronimus mengajak umat, untuk lebih mengenal dan dekat dengan Kitab Suci. Karena Kitab Suci berisi sabda-sabda Tuhan, maka dengan mengenal dan dekat dengan Kitab Suci, umat diharapkan dapat memperoleh makna dan sumber kehidupan dari kitab suci itu sendiri serta semakin mengenal dan dekat dengan Tuhan.

Bacaan Injil hari ini, menunjukkan bagi kita mengenai perkataan Yesus kepada para murid: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia. Perkataan ini tidak dimengerti dan dipahami oleh para murid karena memiliki makna yang tersembunyi, sehingga mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya. Dalam kehidupan kita saat ini, terkadang kita tidak mengerti makna dan tujuan dari ayat  Kitab Suci itu sendiri, padahal kitab suci itu adalah sabda Tuhan. Yang membuat kita, tidak memahami dan mengerti sama sekali tentang sabda Tuhan itu ialah iman, rasa percaya dan pengetahuan kita yang kurang dalam mendalami dan memaknai sabda tersebut. Kisah dalam injil ini, mau melukiskan keadaan kita saat ini, yang mana kita masih ragu-ragu dan takut dalam menanyakan sesuatu yang kurang kita pahami kepada orang lain apalagi kepada Tuhan yang kita imani melalui sabda-Nya. Karena itu, untuk dapat memahami dan mengerti maksud dari sabda itu, maka proses yang dibuat ialah dengan cara mengenal dan dekat serta mengikuti tindakan hidup dari Yesus, yang berpuncak pada kebangkitan-Nya.

Saudara-saudari yang terkasih, melalui injil hari ini, kita diajarkan untuk selalu berusaha dalam mengenal dan dekat dengan Kitab Suci. Kitab Suci merupakan sabda Tuhan yang dapat memberikan makna yang baik dalam kehidupan semua orang. Dengan mendalami secara sungguh-sungguh Kitab Suci, maka kita dapat memahami dengan baik pula maksud dan tujuan dari sabda itu sendiri dalam kehidupan kita. Apakah kita sudah mengenal dan dekat dengan Kitab Suci yang berisi tentang sabda-sabda Tuhan ?       

( Fr. Brayen Ngilamele )

“Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci”                     (Lukas 42 : 45)

Marilah berdoa:

Ya Tuhan bantulah kami agar dapat mengerti dan memahami sabda-Mu. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini