HARI RAYA HATI YESUS YANG MAHAKUDUS (P)
Ul. 7:6-11; Mzm. 103:1-2,3-4,6-7,8,10; 1Yoh. 4:7-16; Mat. 11:25-30.
Dalam konteks penghayatan iman gereja, kalau kita merayakan Hati Yesus yang Mahakudus, sesungguhnya kita merayakan hidup kita. Allah mengasihi umatNya dan menghendaki agar umatNya ada di dalam kasihNya. Maka hidup yang dirayakan ini adalah hidup yang dikasihi oleh Allah. Allah yang selalu mencintai, mengasihi, memberkati umatNya. Itulah hidup yang dirayakan oleh Gereja di mana pada hari ini kita merayakan Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus.
Tuhan Yesus sendiri bersyukur sebab misteri kerajaan Allah dinyatakan pada orang-orang kecil dan miskin di hadapan Allah. Misteri kerajaan Allah adalah kehendak Allah yang ingin agar kita diberkati dan diselamatkan. Maka Yesus mengundang kita semua, khususnya yang dalam hidup ini berbeban berat dan letih lesu untuk datang kepadaNya. Dia yang mengasihi akan memberikan kelegaan kepada kita. bahkan kita diminta untuk memikul kuk-Nya, memikul berkatNya, memikul rahmatNya. Sebab hidup di dalam berkatNya membuat kita ringan menjalaninya. Yesus yang mengasihi kita berkenan memikul beban kita. Maka undangan Yesus adalah undangan untuk menyerahkan Hati-Nya yang penuh belaskasihan yang ingin memberikan kehidupan kepada kita.
Dalam perayaan ini, kita diingatkan bahwa Yesus adalah pintu kehidupan kita. Dia adalah pintu yang terbuka bagi kita ketika lambungNya dibuka oleh tombak. Dari lambung Kristus yang terbuka di salib, mengalirlah darah dan air. DarahNya telah menebus dosa kita. air Kristus yang tercurah dari lambungnya telah memurnikan kita dan memberikan kehidupan bagi kita. Hati Kudus adalah Yesus sendiri, sabda yang menjelma, yang menampakkan wajah kasih Allah. Maka kita diundang setiap saat datang kepadaNya untuk menerima kasihNya. KasihNya memberikan kehidupan bagi kita.
Oleh karena itu, sebagai pengikut Kristus. Kita sungguh diajak untuk hadir, untuk datang kepada-Nya. Jika dimaknai lebih dalam, sesungguhnya lewat perayaan ini Allah memberikan HatiNya kepada kita agar kita memiliki HatiNya. Dan HatiNya adalah hati yang murah hati, hati yang selalu mengasihi, hati yang selalu lemah lembut untuk membawa kita, mendampingi kita dalam kehidupan ini. Selamat merayakan kehidupan yang dianugerahi oleh rahmat dan berkat-karena HatiNya yang mencintai kita. Semoga perayaan Hati Kudus Yesus membawa kita semakin dekat dengan HatiNya, makin ada bersama dengan Dia. Semoga Hati Kudus Yesus merajai kita semua. Tuhan Yesus memberkati kita.
(Chrisanctus P. D. Sadrack)
“Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Mat. 11:28)
Marilah Berdoa:
Ya Hati Yesus yang Mahakudus, jadikanlah hatiku seperti HatiMu. Hati yang penuh belaskasih mengasihi sesama. Amin











