“CARA BERKOMUNIKASI DENGAN YESUS”: Renungan, Selasa 23 Mei 2023

0
1187

Hari Biasa Pekan VII Paskah (P)

Kis. 20:17-27; Mzm 68:10-11,20-21; Yoh. 17:1-11a

Pemahaman manusia modern zaman ini tentang doa, sangatlah berbeda dengan manusia zaman Yesus. Kebanyakan manusia modern tidak lagi menghayati makna dari doa. Bahkan, orang-orang modern jarang sekali untuk berdoa. Hal ini menjadi tantangan yang berat untuk kita, sebagai pengikut Kristus zaman modern. Apakah, dalam kehidupan kita, kita masih sering untuk berdoa, atau bahkan kita tidak tahu, cara untuk berdoa? Doa merupakan sarana utama untuk dapat berkomunikasi dengan Tuhan. Hal ini terbukti dalam bacaan Injil hari ini yang mengisahkan doa Yesus untuk para murid. Yesus selalu menjadikan doa sebagai sarana untuk komunikasi, secara intim dengan Bapa-Nya.

Injil hari ini memberikan petunjuk kepada kita, bahwa doa itu sangat penting. Yesus yang berdoa untuk para muridNya memberikan stimulus tentang betapa pentingnya doa itu. Dengan berdoa, kita dapat berkomunikasi dengan Allah, dari hati ke hati. Komunikasi yang dapat memberikan efek positif bagi kehidpan kita, sebagi pengikut Kristus. Doa Yesus untuk para murid memberikan dua makna penting untuk kita refleksikan. Pertama, dengan berdoa kepada BapaNya, Yesus secara langsung telah memperkenalkan Bapa kepada dunia. Kedua, lewat doa itu, Yesus meminta kepada Bapa untuk senantiasa menjaga para muridNya, sebab Yesus tahu bahwa kehidupan para murid selanjutNya akan penuh dengan tantangan. Permintaan Yesus kepada Bapa ini menunjukkan betapa Yesus sangat mengasihi para MuridNya.

Berefleksi tentang doa dapat menghantar kita kepada suatu suasana kenyamanan batin yang sangat indah. Terkadang, kita sebagai manusia modern lupa akan kedalaman makna doa. Sering kali, kita dalam berdoa selalu banyak meminta atau mempersalahkan orang lain atau bahkan mempersalahkan Tuhan. Orang lupa bahwa berdoa adalah bukan hanya sekadar meminta, tetapi juga bersyukur atas seluruh kehidupan kita yang adalah anugerah terindah dari Tuhan. Namun, hal yang terpenting, yakni doa merupakan sarana utama agar kita dapat berkomunikasi dengan Tuhan secara intim. Seandainya, jika kita sadar akan hal ini, pasti kita akan selalu memuliakan Tuhan dalam hidup kita sehari-hari. Dan kita harus sadar akan hal ini. Orang yang sering berdoa, imannya akan Tuhan Yesus akan kokoh. Doa menandakan bahwa kita mencintai Tuhan dan sesama, dan Tuhan sangat mengasihi semua ciptaanNya.

 (Fr. Juventus Yosep Rahangiar)

“Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepadaKu, sebab mereka adalah milik-Mu” (Yoh. 17:9)

Marilah Berdoa:

Tuhan, kabulkanlah doa Kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini