“Mewartakan Injil” : Renungan, Jumat 3 Desember 2021

0
1949

Pesta St. Fransiskus Xaverius, Imam (P)

1 Kor. 9:16-19, 22-23; Mzm. 117:1,2; Mark. 16:15-20.

St. Fransiskus Xaverius merupakan seorang misionaris yang mewartakan Injil kepada banyak orang, terutama di Asia termasuk juga Indonesia. Ia adalah seorang pewarta dan  imam yang sangat hebat dan akan selalu dikenang dalam sejarah Gereja Asia.

Dalam Injil hari ini Yesus memerintahkan para murid untuk mewartakan Injil. Tugas besar dan penting itu Ia titipkan kepada para murid agar kabar sukacita Injil dapat pula didengar oleh semakin banyak orang yang kemudian diselamatkan karenanya.

Saudara-saudari yang terkasih, tugas untuk mewartakan Injil bukan hanya tugas segelintir orang seperti para murid ataupun para imam, semisal St. Fransiskus. Tugas mulia ini nyatanya adalah tugas kita semua yang menyebut diri sebagai orang Kristen. Kita harus turut mengambil bagian dalamnya demi keselamatan jiwa-jiwa. Yesus berkata: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk”. Kabar Gembira ini menjadi suatu tawaran bagi setiap kita sehingga bagi yang percaya akan diselamatkan dan bagi yang tidak percaya akan dihukum.

Proses pewartaan itu tentu tidak mudah dilaksanakan.  Banyak resiko yang mungkin menghadang. Karenanya tugas ini sangat membutuhkan pengorbanan dan keikhlasan sehingga kita akan mampu menjalankannya serta memperoleh sukacita darinya. Hal penting yang harus selalu kita ingat dalam menjalankannya ialah bahwa kita tidak sendirian dalam menjalankan tugas ini. Yesus mengatakan bahwa “Aku akan menyertai kamu sampai akhir zaman”. Karenanya kita tidak perlu khawatir dalam melaksanakan amanat ini.

Saudara-saudari, kita dapat mengambil contoh dari St. Fransiskus yang kita peringati pada hari ini. Ia sungguh setia dan rela berkurban dalam mewartakan Injil kepada orang-orang di Asia. Meskipun kerap kali berhadapan dengan masalah tetapi dia percaya bahwa Yesus senantiasa menyertainya. Alhasil ia dapat menjalankan tugas perutusannya dengan baik, sebagaimana yang kita ketahui bahwa banyak orang Asia, juga Indonesia yang akhirnya memberi diri dibaptis olehnya.

Saudara-saudari terkasih, kita telah memasuki Minggu pertama masa Adven. Masa Adven menjadi masa penantian dan pengharapan. Kita diingatkan supaya jangan takut dan selalu mempunyai pengharapan. Sebagai pengikut Kristus, kita sedang mempersiapkan segala sesuatu dengan sukacita untuk menyambut kedatangan Yesus ke dunia. Persiapan yang dapat kita lakukan ialah dengan mewartakan Injil sukacita kepada orang-orang yang ada di sekitar kita. Sehingga kita semua siap untuk menerima kedatangan Yesus Kristus dengan sukacita.

(Fr. Selestinus Rahangiar)

“Lalu Ia Berkata kepada mereka: Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Mat. 16:15).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, kuatkanlah kami selalu dalam menjalankan tugas perutusan-Mu. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini