“Rumah Tuhan “: Renungan, Jumat 24 September 2021

0
1864

Hari Biasa (H)

BcE Hag. 2:1b-10; Mzm.43:1,2,3,4; Lukas 9:19-22

Pribadi yang baik adalah pribadi yang mampu mengenal dirinya sendiri dan bertindak sesuai dengan kemampuan dirinya sendiri. Kelebihan dan kekurangan dalam dirinya diterimanya dan dikembangkannya.

Bacaan-bacaan hari ini mau mengingatkan kemegahan yang ada dalam diri setiap orang. Diri manusia  adalah bait Allah yang megah. Sumber kekuatannya adalah iman kepada Krisitus. Sehingga tubuh orang beriman adalah tempat Tuhan tinggal dan memberikan semangat cinta-Nya. Mengenal Kristus membantu kita mengenal pribadi masing-masing. Bukan karena kemampuan atau kekuarangan manusiawi tapi karena pengenalan akan Tuhan. Dalam bacaan pertama diceritakan mengenai kemegahan Bait Suci yang baru. Allah menegaskan kembali supaya umat-Nya tidak takut dan terus bekerja. Allah juga kembali mengingatkan janji-Nya dahulu kepada bangsa Israel yang akan terus menyertai mereka. Allah mengajak setiap orang beriman untuk membangun rumah yang megah. Rumah apakah itu?  Yaitu diri kaum beriman yang berdiri di atas iman dan cinta kepada Allah yang mengasihi manusia terlebih dahulu.

Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya mengenai siapa diri-Nya dan jawaban Petrus adalah “Mesias Dari Allah“. Jawaban ini menjadi teguran bagi orang-orang beriman yang sering tidak mengenal Kristus. Jawaban Petrus ini menjadi pengingat bahwa yang tinggal dalam hati setiap orang beriman adalah Yesus Sang Mesias. Kita bisa mengenal Kristus Sang Mesias dengan percaya dan beriman kepada-Nya. Dengan beriman dan mengasihi-Nya, orang beriman sampai kepada tahap pengenalan dirinya tidak berdasarkan kekurangan dan kelebihan tapi karena Allah telah mengasihinya lebih dahulu. Oleh sebab itu dia harus mengasihi sesamanya.

Menghargai diri sendiri berarti menghargai kasih Tuhan yang diberikan-Nya kepada manusia. Membagikan kasih Tuhan berarti menjadikan dirinya sebagai rumah bagi hadirnya Roh Kudus, sehingga orang lain bersukacita karena kehadirannya, karyanya dan tutur katanya. Orang yang mengenal Tuhan dan mengasihi-Nya menerima dirinya sebagai berkat bagi dunia ini dan rumah bagi jiwanya yang menerima belaskasih Allah.

(Randy Tirukan)

“ Menurut kamu, siapakah Aku ini ? Jawab Petrus: “Mesias dari Allah”“
(Luk. 9:20).

Marilah berdoa:

Tuhan, ajarilah kami untuk mengasihi sesama kami, seperti Engkau telah mengasihi kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini