Hari biasa pekan IV Paskah (P)
Kis. 11:19-26; Mzm. 87: 1-3,4-5,6-7; Yoh. 10: 22-30
Pada zaman modern ini, perkembangan teknologi sangat maju dengan pesat. Hampir seluruh masyarakat di dunia menikmati arus perkembangan ini. kehidupan masyarakat tergantung terhadap teknologi. Tak terkecuali umat kristen. Dalam banyak hal, Umat Kristen sangat dibantu dengan adanya sistem teknologi ini, terlebih khusus dalam perihal pewartaan. Tetapi, apakah alat dan sistem teknologi itu digunakan dengan baik oleh umat Kristen?
Dalam bacaan pertama dikisahkan tentang pewartaan di Antiokhia dan sosok Barnabas yang baik serta beriman. Para pengikut Kristus pada waktu itu sangat berkobar-kobar dalam mewartakan Injil bahwa Yesus adalah Tuhan. Pewartaan itu bahkan sampai kepada mereka yang tidak mengenal Allah. Berkat semangat dan kepercayaan merekalah maka Injil itu dapat diterima oleh orang-orang lain dan mereka menjadi Kristen. Dalam bacaan Injil juga dikisahkan tentang Yesus yang adalah Gembala yang baik. Yesus mengenal domba-domba-Nya dan domba-domba-Nya mengenal dan mendengarkan suara-Nya. Yesus berjanji bahwa Ia akan menuntun domba-domba-Nya kepada jalan kebenaran dan tidak akan membiarkan mereka binasa, sebab Dialah Gembala yang baik.
Yesus sangat berharap kita bisa menjadi pengikut setia-Nya. Menjadi pengikut-Nya berarti harus setia mendengarkan perkataan Yesus dan melaksanakannya: bukan hanya sekedar mendengar tetapi tidak melaksanakannya. Sebagaimana Yesus adalah Gembala yang baik, kita diajak untuk bisa juga menjadi domba yang baik dan setia. Kebanyakan di era modern saat ini para pengikut Kristus sangat menyukai hal yang instan dan menguntungkan bagi dirinya. Padahal sesungguhnya menjadi pengikut Kristus adalah mereka yang setia memanggul salib-Nya. Artinya adalah mereka yang selalu siap menderita demi sesamanya bukan untuk saling menjatuhkan.
Kita bisa belajar dari sosok Barnabas yang mampu merangkul semua orang dalam semangat Kristiani. Saat ini kita bisa menggunakan alat dan sarana teknologi untuk menjadi media kebaikan bagi orang lain, dan merangkul serta berjalan bersama dalam terang Kristiani. Seorang pengikut Kristus juga dituntut untuk mewartakan Kasih Allah dengan semangat Kristiani dan menghidupi injil dalam hidupnya. Karena untuk menjadi domba yang baik adalah mereka yang mengenal dan mendengarkan suara gembala-Nya.
(Fr. Exel Lorinanto)
“Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku” (Yoh 10: 27)
Marilah Berdoa:
Ya Tuhan, Bimbinglah aku untuk bisa mengikuti-Mu dengan setia. Amin











