“Keselamatan Universal”: Renungan, Rabu 4 September 2019

0
2410

Hari Biasa (H)

Kol. 1:1-8; Mzm. 52:10,11; Luk. 4:38-44

Setiap manusia memiliki sisi baik dalam hidupnya. Kebaikan itu muncul karena ada rasa persaudaraan antara mereka. Kebaikan yang ditunjukkan itu ingin mengungkapkan bahwa setiap manusia harus hidup saling berbagi satu dengan yang lain. Tapi, tak jarang juga manusia ingin berbuat kebaikan namun hanya kepada orang yang ia kenal dekat saja. Sedangkan untuk orang yang ia belum atau tidak kenal, biasanya ada banyak pertimbangan yang muncul.

Dalam bacaan Injil hari ini diceritakan tentang Yesus yang menyembuhkan ibu mertua Simon Petrus dan orang-orang lain. Peristiwa ini mau menunjukkan kesalamatan yang dikerjakan oleh Yesus bersifat universal. Yesus yang tidak hanya menyembuhkan orang yang ia kenal, yaitu ibu mertua Simon, tetapi Ia juga menyembuhkan orang-orang lain. Yesus juga dengan tegas berkata kepada mereka, “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah, sebab untuk itu Aku diutus”. Namun, yang terpenting adalah hari ini Yesus mengajarkan bahwa keselamatan itu juga bersifat universal atau keselamatan itu adalah milik semua orang.  

Keselamatan yang bersifat universal juga mengandung konsekuensi. Rasul Paulus kepada jemaat di Kolose menegaskan bahwa orang-orang yang percaya dan memegang kebenaran Injil adalah mereka yang akan menerima pengharapan keselamatan dari Allah dalam diri Yesus Kristus. Pengenalan yang benar akan sabda Allah adalah syarat mutlak bagi pemenuhan janji keselamatan dari Yesus. Secara tidak langsung, Yesus juga telah menggambarkan visi dan misi-Nya untuk apa ia datang di dunia ini, yaitu agar semua orang selamat dalam Dia dengan cara memberitakan Injil Kerajaan Allah kepada semua orang.

Saudara terkasih, dalam kehidupan harian kita pasti selalu ingin berbuat baik, tapi apakah kebaikan yang sering kita buat bagi orang yang kita kenal, berlaku juga kepada orang yang kita tidak kenal? Hari ini kita semua diajak agar kebaikan kita juga harus dirasakan oleh orang lain, sama seperti Yesus yang suka menolong semua orang, tanpa membeda-bedakan. Dengan demikian kita turut ambil bagian dalam mendukung dan mensukseskan visi dan misi Yesus, yaitu membawa semua orang kepada keselamatan yang sama, yang ada dalam diri Yesus sendiri.

(Fr. Bosco Pontoh)

“Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah, sebab untuk itu Aku diutus” (Luk. 4:43).

Marilah Berdoa:

Ya Allah, semoga kami bisa membagikan kebaikan kepada semua orang. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini