“Pengenalan”: Renungan, Kamis 8 Agustus 2019

0
2623

Pw. S. Dominikus, Pendiri Ordo Pengkotbah, Im (P)

Bil. 20:1-13; Mzm. 95:1-2,6-7,8-9; Mat. 16:13-23

Tahun 2019 adalah Tahun Politik karena tahun ini diadakan Pemilihan Umum serentak yaitu pemilihan Legislatif: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD); juga pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang telah diadakan pada 17 April. Dalam pemilihan itu, kita dituntut untuk memberikan hak suara dan kebebasan untuk memilih mereka yang mencalonkan diri. Kita bebas dan bisa memilih calon yang kita inginkan, tentu karena kita mengenal calon tersebut. Dan pengenalan itu membuat kita yakin dan percaya bahwa dia bisa memimpin daerah dan bangsa ini menuju kemakmuran sebagaimana yang diinginkan semua orang. Pengenalan ini menuntun kita untuk menentukan pilihan yang pasti dan keyakinan yang teguh.

Dalam Bacaan Injil Yesus bertanya kepada para murid-Nya: “Apa katamu, siapakah Aku ini?” Pertanyaan yang dilontarkan Yesus kepada para murid mengindikasikan bahwa mereka mungkin belum mengenal Yesus secara lebih dalam. Pendapat banyak orang mengenai siapa Yesus, pada masa itu sangat beragam. Ada yang menyebut Yesus sebagai Yohanes Pembaptis, Elia, ataupun Yeremia, yang adalah tokoh-tokoh yang popular masa itu. Hal ini menunjukkan bahwa Yesus belum diketahui secara tepat dan benar, bahkan mungkin saja di kalangan para murid. Oleh sebab itu, Yesus bertanya kepada para murid-Nya perihal siapa diri-Nya. Petrus mewakili para murid menjawab: “Engkaulah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Jawaban Petrus adalah sebuah jawaban yang tepat. Itu berarti Petrus sangat mengenal sosok pribadi Yesus. Karena pengenalan ini, Yesus kemudian mempercayakan tugas yang besar kepada Petrus dan para Rasul lainnya, yakni menjadi dasar bangunan bagi jemaat-Nya.

Yesus membutuhkan dari kita jawaban iman yang keluar dari dalam hati, melalui pergumulan dan pengalaman iman bersama Yesus sendiri dalam kehidupan kita setiap hari. Pengakuan itu bukan sekedar ikut-ikutan apa kata orang melainkan melalui kepercayaan yang mendalam dan buah dari pengenalan itu ialah dapat mewartakan tentang iman itu kepada banyak orang. Seperti St. Dominikus, yang diperingati Gereja hari ini. Ia telah menunjukkan sebuah pengenalan yang otentik akan Yesus. Buah dari pengenalan ini ialah keselamatan.

(Fr. Martinus Nifanngelyau)

“Maka jawab Simon Petrus, “Engkaulah Mesias, Anak Allah yang hidup!” (Mat. 16:16).

Marilah Berdoa:

Ya Tuhan, semoga aku semakin mengenal engkau satu-satunya Sang Penyelamat manusia. Amin

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini