“Menjadi Pelaksana Firman”: Renungan, Minggu 27 Januari 2019

0
2129

Hari Minggu Biasa III (H)

Neh. 8:3-5a,6-7,9-11; Mzm. 19:8,9,10,15; 1Kor. 12:12-30 (1Kor. 12:12-14,27); Luk. 1:1-4; 4:14-21.

Nehemia adalah seorang walikota atau kepala daerah sedangkan Ezra adalah imam di Bait Allah. Mereka berdua bekerja sama untuk mengadakan pembaharuan rohani bagi umat Israel dan itu dimulai dengan pengajaran dari isi Kitab Suci. Dari pagi sampai tengah hari dibacakan Hukum Taurat di halaman di depan pintu gerbang Air. Umat sangat bersukacita, bahkan merasa terharu sampai menangis. Dilukiskan suasana kehidupan keagamaan umat Israel sebagai umat Allah yang begitu mencintai Kitab Suci sebagai firman Allah yang mengajar, mendidik, menuntun dan membimbing mereka sebagai bangsa supaya tetap selamat dalam peziarahan hidup di dunia ini.

Demikian pula Santo Paulus memberikan nasihatnya kepada umat di Korintus supaya menyadari bahwa mereka yang sudah dibaptis dan menjadi anggota Gereja serta menjadi murid-murid Yesus telah membentuk satu tubuh, sehingga mereka harus selalu hidup rukun, saling menolong, saling mengasihi dan saling melengkapi sebagaimana anggota-anggota tubuh manusia. Gereja atau tubuh mistik Kristus itu juga dibentuk atas dasar firman Allah yang sudah diwartakan dan diimani oleh sekelompok orang di suatu tempat sehingga terbentuklah Gereja, yaitu kita semua dalam wilayah rohani, stasi, paroki atau keuskupan.

Dalam Injil Lukas ditegaskan lebih jelas lagi bahwa segala Firman Allah yang dinubuatkan sejak Perjanjian Lama kini sudah digenapi dengan kedatangan Yesus Kristus. Ketika Yesus membaca kutipan dari kitab nabi Yesaya yang berbunyi: “Roh Tuhan da pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin dan pembebasan kepada orang-orang tawanan, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas dan untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang”, kemudian Lukas mencatat bahwa Yesus mengatakan: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya”.

Sama seperti umat Israel mendengarkan Imam Ezra, umat di Korintus mendengarkan Paulus dan umat di Nazaret mendengarkan langsung dari Yesus, demikian pula kita sekarang ini mendengarkan dari firman Allah yang kita dengarkan pada hari minggu ini bahwa Allah menghendaki pembaharuan hidup rohani kita terus menerus. Allah selalu mewartakan berita gembira bagi kaum miskin dan pembebasan bagi kaum tertindas.

 (P. Albertus Sujoko, MSC)

“Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya” (Luk 4:21).

Marilah Berdoa:

Ya Tuhan, bantulah kami semua untuk mendengarkan Firman-Mu dan melaksanakannya dalam hidup kami setiap hari, agar tahun rahmat Tuhan yang telah datang sungguh dapat kami alami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini