“Jadilah Saksi Iman”: Renungan, Senin 07 Mei 2018

0
3925

Hari Biasa Pekan VI Paskah (P)

Kis. 16:11-15; Mzm.149:1-2,3-4,5-6a,9b; Yoh. 15:26-16:4a

Seorang saksi adalah orang yang menyampaikan kebenaran-kebenaran mengenai apa yang dilihat dan dialaminya. Kebenaran yang disampaikan akan berfungsi untuk memberikan pencerahan dalam menghadapi masalah atau persoalan dalam hidup.

Bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang Yesus Kristus mengutus murid-murid-Nya untuk bersaksi. Mereka dipanggil untuk memberikan kesaksian atas firman Allah yang didengarkan dan pengalaman iman saat hidup bersama dengan Yesus. Oleh karena itu Yesus berkata kepada mereka, “Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semuala bersama-sama dengan Aku”.

Kesaksian itu diberikan lewat perbuatan yang dilakukan para murid sesuai dengan perintah Yesus. Dalam menjalankan tugas kesaksian, para murid mengungkapkan segala kebenaran iman lewat hidup sehari-hari. Semua kesaksian itu bersumber dari pengalaman hidup mereka bersama Yesus.

Sama halnya dengan para murid, kita juga dipanggil untuk memberikan kesaksian tentang pengalaman iman  lewat  tindakan dan perkataan kita dalam hidup keseharian bersama keluarga, teman maupun masyarakat. Kita berusaha untuk menjadi garam dan terang dunia bagi sesama kita yang sedang mengalami krisis imannya. Kita perlu tampil sebagai pribadi yang memiliki iman yang radikal dan militan.

Tak perlu cemas dan risau dalam memberikan kesaksian. Hal ini dikarenakan Yesus akan mengutus Roh Kebenaran yang dari Allah untuk membimbing dan menaungi kita dalam memberikan kesaksian. Roh kebenaran akan membenarkan dan meneguhkan kita. Belajar dari pribadi Yesus, kita diharapkan untuk  menjadi saksi iman yang setia dan senantiasa  berusaha menyelamatkan banyak orang kapan saja dan di mana pun kita berada.

(Fr. Andreas Lalin)

“Jikalau Penghibur yang akan akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu roh kebenaran yang keluar dari Bapa, ia akan bersaksi tentang Aku“ (Yoh. 15:26).

Marilah berdoa:

Ya Allah, utuslah aku untuk bersaksi tentang kebenaran. Amin.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini