“Roh Kudus”: Renungan, Minggu 23 Mei 2021

0
2396

HR Pentekosta (M)

BcE Kis. 2 :1-11 ; Mzm. 104 :1ab,24ac,29bc,30,31,34 ; Gal. 5 :16-25 ; Yoh. 15:26-27; 16:12-25.

 

“Orang yang takut dalam perutusannya adalah orang yang sombong. Mengapa? Karena dia hanya mengandalkan diri sendiri. Dia tidak mengandalkan Roh Kudus untuk menyertai dan menolongnya”, demikianlah kata-kata seorang beriman nan bijaksana yang pernah kubaca.

Pewartaan Yesus dilanjutkan para murid-Nya. Setelah kenaikan-Nya ke surga, kesaksian tentang Kerajaan Allah diteruskan oleh Gereja. Ini bukanlah perutusan gampang. Tanpa kehadiran Yesus di samping, diutus ke tengah dunia pastilah tidak mudah. Memberikan kesaksian tentang kebenaran pastilah menakutkan. Itulah sebabnya, Yesus meneguhkan para murid-Nya bahwa Dia akan mengutus Roh Kudus.

Para murid tidak akan sendirian. Roh Kebenaran akan menuntun mereka ke dalam kebenaran dan mengajari mereka tentang kebenaran. Roh Kudus akan datang dan menyertai, memberanikan dan menghibur mereka dalam perutusan mereka.

Perutusan yang sama masih terus berlangsung sekarang ini dan nanti. Tantangan dan kesulitan juga masih terasa sama. Mewartakan kebenaran dan keadilan, perdamaian dan persaudaraan tetap tidaklah gampang. Malahan, sepertinya tantangan semakin banyak dan beragam, berat dan sulit.

Perayaan Hari Pentekosta, turunnya Roh Kudus atas Gereja, mengingatkan kita: jangan sombong! Jangan pula takut! Sebaliknya, milikilah kerendahan hati. Bukalah diri untuk kedatangan Roh Kudus. Berilah ruang bagi Roh Kudus untuk berdiam. Berilah waktu bagi Roh Penghibur untuk meresapi hidup kita. Berilah kesempatan bagi Roh Kebijaksanaan untuk mengajar kita. Berilah saat bagi Roh Kekuatan untuk membantu kita. Mohonkanlah: turunlah, ya Roh Kudus! Masukilah diriku dan kuasailah aku! Runtuhkanlah gunung kesombonganku! Beranikanlah aku dan tuntunlah aku! Aku siap untuk menjadi pewarta kebenaran dan keadilan, perdamaian dan persaudaraan.

(Pst. Ventje F. Runtulalo, Pr)

 

“Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku” (Yoh. 15:26-27).

Marilah berdoa:

Ya Roh Kudus, masukilah hatiku dan nyalakanlah di dalamnya api cinta-Mu. Semoga dengan bantuan-Mu, aku dapat mewartakan kebenaran kasih-Mu di lingkungan hidupku. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini