“Hal Menumbuhkan Kerajaan Allah”: Renungan, Jumat 29 Januari 2021

0
1642

Hari Biasa (H)

Ibr. 10:32-39; Mzm. 37:3-4,5-6,23-24,39-40; Mrk. 4:26-34

Saudara terkasih, Injil hari ini mengisahkan Yesus yang mengajar tentang Kerajaan Allah dengan menggunakan perumpamaan tentang benih yang tumbuh dan terutama tentang biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji sesawi merupakan biji yang paling kecil dari segala jenis biji-bijian tetapi kemudian apabila ditaburkan maka akan tumbuh menjadi besar dan mengeluarkan cabang-cabang yang dapat ditinggali burung-burung. Apabila melihat perkembangan umat Kristen, terlihat dengan jelas bahwa pada awalnya banyak orang belum percaya kepada Tuhan akan tetapi kemudian banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus dan menjadi pengikut-Nya seperti kenyataan sekarang ini.

Sesungguhnya Kerajaan Allah yang diumpamakan sebagai biji sesawi yang ditaburkan itu hendak menunjukkan bahwa pengalaman pertumbuhan iman dan Kerajaan Allah adalah pengalaman dari hal-hal yang sederhana. Kerajaan Allah tidak selalu digambarkan sebagai sesuatu yang besar atau suatu pengalaman yang luar biasa nan ajaib. Tetapi pertumbuhan dan perkembangan Kerajaan Allah itu lahir dari hal-hal yang kecil dan sederhana serta butuh proses. Artinya, perkembangan dan pertumbuhan Kerajaan Allah itu tidak langsung jadi melainkan perlu waktu, usaha, dan kesabaran untuk dapat tumbuh dan berkembang. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa Kerajaan Allah itu selalu dimulai dengan orang-orang kecil dan sederhana, namun kelak melakukan hal-hal besar.

Dalam bacaan pertama digambarkan tentang sekelompok kecil jemaat Kristen yang diperhadapkan dengan bermacam tantangan agar mereka meninggalkan iman mereka. Namun, mereka tetap tekun dan setia mempertahankan iman mereka dan melakukan kehendak Allah. Selain itu, dapat dilihat pula bahwa Yesus juga memulai Kerajaan Allah dengan memanggil para murid-Nya yang sebagian besar adalah orang-orang kecil untuk mewartakan Kerajaan Allah. Dengan demikian dapat terlihat dengan jelas bahwa mereka inilah benih dan biji sesawi di dalam Kerajaan itu.

Saudara terkasih, melalui Injil hari ini, kita semua diajak agar dapat menumbuhkan Kerajaan Allah melalui hal-hal kecil dan sederhana. Itulah yang dikehendaki Allah. Upaya untuk menumbuhkan dan mengembangkan Kerajaan Allah dapat dilakukan dengan cara menjadi pemberita Sabda Allah setiap saat dan di mana pun kita berada. Ini tak berarti kita hanya sekedar memberitakan Sabda Allah begitu saja melainkan juga mewujudnyatakannya dalam praktik hidup harian kita sehingga Kerajaan Allah itu dapat terus tumbuh dan berkembang.

(Fr. Gabriel Junior Ell)

“Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah” (Mrk. 4:31)

Marilah Berdoa:

Tuhan, tumbuhkanlah selalu imanku. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini