PW. Para Malaikat Pelindung (P)
Kel. 23:20-23a; Mzm. 91:1-2,3-4,5-6,10-11; Mat. 18a:1-5,10
Liturgi Gereja hari ini memperingati para malaikat pelindung, karena malaikat pelindung memiliki peranan yang besar dalam kehidupan umat beriman. Sejak masa Perjanjian Lama, Allah sudah berjanji kepada umat Israel untuk mengutus seorang malaikat yang akan melindungi mereka. “Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan,…” (Kel. 23:20-21). Maka, tugas utama seorang malaikat pelindung menjadi jelas yakni melindungi dan menjaga manusia agar tidak ditimpa malapetaka (Lih. Mzm. 91:10-11).
Janji Allah untuk mengutus seorang malaikat untuk melindungi umat-Nya, memberi pesan istimewa. Tugas seorang malaikat pelindung bukan sebatas melindungi kita agar bisa aman secara fisik. Malaikat juga membimbing kita dalam segala perkataan dan perbuatan, agar kelak kita bisa memperoleh keselamatan kekal yang dari Allah. Agar janji Allah tetap terpelihara, maka Dia menghendaki agar kita harus rendah hati dan keluar dari keegoisan diri.
Sikap kerendahan hati yang Allah maksudkan seperti yang dikisahkan dalam bacaan Injil. Yesus menunjukkan suatu contoh sikap kerendahan hati dari seorang anak kecil. “Sedangkan barang siapa merendahkan diri dan menjadi kecil seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga,…” (Mat. 18:4-5). Kepolosan hati seorang anak kecil yang selalu mendengarkan dan melaksanakan perintah dari orang tuanya, menjadi teladan bagi kita untuk selalu rendah hati mendengarkan perintah Allah lewat malaikat pelindung yang telah diutus oleh-Nya.
Banyak tawaran zaman sekarang bisa saja dapat mengelabui hati dan pikiran kita untuk mengikutinya sesuai kemauan kita. Dengan demikian, Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk harus keluar dari diri sendiri, tidak berhenti pada kehendak sendiri, tetapi mengikuti rencana dan kehendak Allah. Apabila kita mendengarkan dan mengikuti kehendak Allah maka peran malaikat pelindung tidaklah sia-sia. Allah mengutus malaikat pelindung untuk melindungi dan membimbing kita agar bisa sampai pada keselamatan kekal yang dijanjikan-Nya. Janganlah jemu-jemu meminta perlindungan kepada malaikat pelindung dalam keadaan apapun. Malaikat pelindunglah yang senantiasa mengarahkan kita pada kehendak Allah untuk menuju keselamatan abadi yakni Kerajaan Surga.
(Fr. Vitalis Irman Bille)
“Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu” (Mzm. 91:11).
Marilah Berdoa:
Ya Allah, tuntunlah peziarahan hidup kami di dunia, agar kelak kami dapat bertemu dengan malaikat pelindung kami di surga. Amin.











