“Kepolosan dan Ketulusan Anak Kecil”: Renungan, Sabtu 15 Agustus 2020

0
2158

Hari Biasa (H)

Yeh. 18:1-10, 13b, 30-32; Mzm. 51:12-13,14-15,18-19; Mat. 19: 13-15

Kita semua pasti pernah menjadi anak-anak. Tentu kita semua sudah tahu bagaimana sifat dan tingkah laku seorang anak yang pastinya berbeda dengan orang dewasa. Seorang anak tampil dengan apa adanya, tidak ada yang tersembunyi dari apa yang dialami. Hal inilah yang membedakan anak-anak dengan orang dewasa. Biarkanlah anak-anak itu, jangan menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang seperti itulah yang empunya Kerajaan Surga. Itulah kalimat yang disampaikan Yesus dalam kisah Injil hari ini.

Bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang Yesus yang memberkati anak-anak. Melalui Injil hari ini, Yesus mau menegaskan bahwa setiap manusia mempunyai karakter dan sifat yang polos seperti anak kecil. Kepolosan seperti anak kecil sejatinya hendak menunjukkan sikap dan tindakan yang benar dihadapan Allah. Kepolosan dari anak kecil mengajarkan kepada kita ketulusan dan kejujuran dalam bertindak, berbuat dan berkata-kata. Lihat saja anak-anak di sekitar kita, terkadang saking polosnya, mereka berkata terlalu jujur kepada orang lain atau ketika kita bertanya sesuatu kepada mereka. Bacaan Injil ini hari ini memang bukan menuntut kita untuk menjadi seperti seorang anak kecil, namun meniru kepolosan dan ketulusan seperti anak kecil agar menjadi orang yang baik dan benar di hadapan Allah.

Kita semua adalah milik Allah maka, hendaknya kita semua dituntut dan diharuskan untuk hidup baik dan benar di hadapan Allah dan sesama manusia, karena kita tahu bahwa kita semua ada di dalam Dia, sama halnya bahwa Bapa ada di dalam Putra.

(Fr. Sardianus Salambai)

“Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya!” (Yeh.18:4).

Marilah berdoa:

Ya Allah, mampukanlah kami untuk tampil benar dan apa adanya. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini