“Yang Kecil akan Menjadi Besar”: Renungan, Senin 29 Juli 2019

0
1762

Pw S. Marta (P)

Kel. 32:15-24,30-34; Mzm. 106:19-20,21-22,23; Mat. 13:31-35

 Sebagian dari kita barangkali merasa tidak senang bila diberi kepercayaan untuk melaksanakan suatu tugas. Sering kita menganggap bahwa ketika diberi kepercayaan melaksanakan tugas yang kecil dan sederhana, merupakan suatu penghinaan, karena mungkin tidak sesuai dengan kemampuan intelektual dan keterampilan yang dimiliki. Sehingga sering orang menolaknya dan menginginkan tugas yang lebih besar.

Kisah dalam bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini mengisahkan tentang hal kecil yang kelak akan menjadi besar. Perumpamaan tentang biji sesawi menegaskan kepada kita bahwa biji yang kecil mampu menghasilkan tumbuhan yang besar dan bahkan burung-burung pun bisa bersarang padanya. Begitu pula dengan ragi. Tepung beserta bahan-bahan lain yang akan digunakan untuk membuat roti, tidak akan berguna jika tidak dicampurkan dengan ragi. Ragi diperlukan sebagai bahan untuk mengembangkan adonan roti tersebut menjadi kesatuan yang sempurna.

Perumpamaan tentang biji sesawi dan ragi pada dasarnya mau menegaskan kepada kita sekaligus mengingatkan kita bahwa tidak semua hal-hal yang bersifat kecil dan sederhana sama sekali tidak berguna bahkan tidak mempunyai nilainya. Dalam Injil sudah ditegaskan bahwa hal Kerajaan Surga itu seumpama biji sesawi. Di mana dari bagian terkecil dalam perkembangannya mampu menjadi bagian yang terbesar dan malahan bisa bermanfaat. Begitu juga dengan setiap tugas pekerjaan yang dipercayakan kepada kita, walaupun terlihat kecil dan sederhana, akan tetapi jika dikerjakan dengan baik tentu akan memberi hasil yang baik pula.

Satu hal yang diharapkan kepada kita dalam proses ini, yakni mempunyai iman yang teguh, bahwa ketika diberikan tugas dan tanggung jawab kepada kita sekecil apapun itu jangan pernah menganggap rendah atau meremehkan tugas tersebut. Bahwa tidak sepadan dengan kemampuan kita, melainkan menerima dan melaksanakan tugas tersebut dengan senang hati, melaksanakannya dengan sebaik mungkin supaya mampu memberi hasil yang besar dan terutama dapat berguna bagi orang lain.

(Fr. Brelianus Susu Ndana)

 “Memang biji itu paling kecil dari segala jenis benih, tapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnnya” (Mat. 13:32)

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, bantulah aku untuk setia dalam pekerjaan yang kecil supaya nama-Mu dipermuliakan atasnya. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini