“Berdoa”: Renungan, Minggu 28 Juli 2019

0
2832

HM Biasa XVII

Kej. 19:20-33; Mzm. 138:1-2a,2bc-3,6-7ab7c-8; Kol. 2:12-14; Luk. 11:1-13

 Yesus berdoa dan mengajarkan murid-murid-Nya berdoa.

Bagi orang beriman, berdoa adalah salah satu pilar dari kehidupan. Pilar-pilar lain yaitu bekerja dan berbuat kasih. Kita mengenal ungkapan, “Ora et Labora”, Berdoalah dan Bekerjalah. Berdoa memang sungguh dilihat dan dialami sebagai sesuatu yang penting.

Yesus sendiri berdoa. Penulis Injil Lukas mencatat hal ini: “Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat”.  Melihat contoh dari Yesus, para murid-Nya meminta-Nya untuk mengajari mereka berdoa. Dan Yesus mengajari mereka Doa Bapa Kami, doa agung itu.

Mengapa berdoa merupakan pilar yang penting dalam kehidupan orang beriman? Mengapa Yesus mengajarkan para murid-Nya berdoa? Yesus menjawab pertanyaan ini dalam perumpamaan yang diceritakan-Nya kepada para murid-Nya.

Orang yang berdoa diumpamakan seseorang yang datang pada waktu malam untuk meminjam tiga roti dari temannya. Dia mendapatkan kunjungan tak terduga dari seorang sahabatnya yang lain. Karena hari sudah malam, maka teman kepada siapa dia datang meminjam roti, sudah tidur. Bila dia membangunkan temannya, maka pastilah dia dapat mengganggu temannya itu dan anggota-anggota keluarganya. Namun dia tetap berseru memanggil temannya dan mengutarakan maksudnya. Tanpa malu. Tapi dengan nada persahabatan dan kesopanan, pengharapan dan kepercayaan. Karena itu, temannya bangun dan memberikan roti kepadanya.

Doa memiliki kuasa luar biasa. Doa yang tulus dan tekun. Doa penuh pengharapan dan iman. Doa inilah yang memiliki kuasa yang hebat dan membawa dampak yang dahsyat. Apalagi doa itu ditujukan kepada Allah yang Maha Baik. Kebaikan Tuhan yang tak terkira membuat lebih hebat doa yang dipanjatkan dengan tekun dan tulus, penuh pengharapan dan iman. Karena bukan hanya apa yang diminta yang akan diberi. Tapi juga Roh Kudus akan turut dicurahkan kepada mereka yang berdoa.

Itulah sebabnya, Yesus berdoa dan mengajarkan pada murid-Nya untuk berdoa.

(Pst. Ventje F. Runtulalo, Pr)

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu ; carilah, maka kamu akan mendapat ; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu ” (Luk. 11 :9)

Marilah berdoa :

Yesus, ajarilah aku untuk berdoa. Semoga aku selalu berdoa dengan tekun dan penuh iman, karena aku percaya bahwa doa memiliki kuasa yang dahsyat. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini