“Sang Pembawa Terang”: Renungan, Senin 7 Januari 2019

0
2831

Hari Biasa sesudah Penampakan Tuhan (P)

1Yoh. 3:22-4:6; Mzm. 2:7-8; 10-11; Mat. 4:12-17,23-25

Hidup adalah  sebuah pilihan. Dalam kehidupan di zaman milenial ini,  kita sering dihadapkan pada dua pilihan yaitu pilihan untuk menjadi baik atau menjadi buruk. Kebanyakan orang di zaman sekarang  ini sudah tidak lagi mau untuk hidup baik. Sekarang orang memilih  hidup bebas; tanpa ada paksaan dan juga tanpa ada aturan. Karena pilihan itu banyak orang yang terjerumus ke dalam dosa.

Dalam bacaan Injil hari ini, diceritakan bahwa Yesus berangkat ke Galilea dan menyerukan, “Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat!”. Perkataan Yesus itu ditujukan kepada orang-orang Galilea sebab masih banyak orang di sana yang hidup dalam kegelapan. Yesus tampil dan menyembuhkan orang di sana agar supaya banyak orang menyadari bahwa Sang Terang sudah di tengah umat manusia. Yesus  menginginkan agar semua orang bertobat dan hidup pada jalan yang benar. Yesus datang ke dunia untuk menuntun kita yang masih hidup dalam kegelapan supaya hidup dalam terang. Cara agar supaya kita hidup dalam terang yaitu lewat pertobatan.

Pertobatan dapat menghantar  kita hidup dalam terang cahaya Kristus. Sikap pertobatan merupakan sikap yang sangat  diinginkan oleh Allah. Sikap ini sangat diperlukan agar kita banar-benar hidup dalam terang, serta selalu dalam tuntunan Roh Kudus. Sikap pertobatan dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, misalnya dengan hidup sesuai aturan dan mengampuni orang lain dengan tulus hati.

Kehidupan sekarang ini sering dihadapkan pada dua pilihan antara kebaikan dan keburukan, kegelapan atau terang. Kita semua diajak untuk melihat dan merefleksikan dalam diri kita apakah kita dituntun oleh roh kebenaran atau roh yang menyesatkan. Oleh karena itu kita diajak untuk selalu berdoa dan memohon kepada Tuhan, kiranya Tuhan selalu mencurahkan kepada kita Roh Kudus, agar dengan Roh yang berasal dari Allah, kita tidak dibawa kepada penyesatan. Dengan Roh itu juga, kita dapat mengakui bahwa Yesus berasal dari Allah. Pengakuan akan Yesus inilah yang memampukan kita untuk berjalan dalam terang Tuhan dan membawa terang Tuhan itu kepada sesama dan dunia.

                                                                                                (Fr. Rafael Montung)

“Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!” (Mat. 4:17).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, buatlah kami hidup dalam terang kebenaran. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini