“Yesus Berbelas Kasih”: Renungan, Kamis 22 November 2018

0
3674

Pw  S. Sesilia, PrwMrt (M)

Why. 5:1-10; Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b; Luk. 19:41-44

Zaman sekarang ada banyak orang yang tidak tahu tentang bagaimana berbelas kasih. Berbelas kasih telah dipraktikkan oleh Yesus dalam bacaan hari ini. Yesus menunjukkan belas kasih yang sangat besar bagi umat manusia. Sikap belas kasih digambarkan dengan sikap Yesus yang menangis ketika melihat kota Yerusalem. Hal tersebut dikarenakan perilaku manusia yang tidak sesuai lagi dengan cara hidup yang Yesus dambakan selama ini.

Injil hari ini jelas mau menggambarkan belas kasih. Yesus menangisi kota Yerusalem karena orang-orang yang ada di kota Yerusalem tidak mengakui bahwa Yesus adalah Putera Bapa. Selain itu, mereka juga masih menutup hati untuk kedatangan Sang Juruslamat.

Belas kasih yang ditunjukkan Yesus di kota Yerusalem merupakan tindakan dari kasih Bapa yang sempurna. Dengan kesempurnaan, Bapa mengutus Putera-Nya untuk menyelamatkan umat manusia dari kedosaan yang terjadi di kota Yerusalem. Kedatangan Yesus mempunyai misi untuk menebus perbuatan kedosaan yang dilakukan manusia.

Yesus selalu membuka diri untuk umat-Nya. Ia selalu menjaga dan mengetuk hati mereka yang belum menerima-Nya sebagai penebus dosa umat manusia. Perbuatan belas kasih yang dipraktikkan oleh Yesus sendiri menjadi bukti nyata. Tetapi, perbuatan tersebut belum disadari oleh orang-orang yang belum mampu mengenal Yesus sepenuhnya. Mereka masih terikat dengan hal-hal duniawi saja.

Belas kasih Yesus mengajak kita untuk melihat dan menerima Dia yang menyelamatkan kita. Kita orang berdosa tetapi Yesus selalu memperhatikan kita dan terus membuka hati-Nya untuk kita. Tindakan Yesus ini memberi inspirasi yang sangat luar biasa dalam kehidupan sehari-hari. Kita belajar bagaimana berbelas kasih terhadap sesama yang ada di sekitar kita. Kita harus berpartisipasi terhadap tindakan Yesus yang sudah menyelamatkan kita.

(Fr. Frantosius Kadoang)

“Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu” (Luk. 19:42)

Marilah berdoa:

Ya Tuhan,  mampukanlah aku dalam berbelas kasih terhadap Engkau dan sesama. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini