“Merindukan Pengampunan”: Renungan, Sabtu 20 Oktober 2018

0
2742

Hari biasa (H)   

Ef. 1:15-23; Mzm. 8:2-3a,4-5,6-7; Luk.12:8-12                                                                                            

Saudara terkasih, semua orang tentunya mengharapkan pengampunan atas segala salah dan dosanya. Pengampunan yang diperolehnya akan memberikan “angin segar” baginya dalam menjalani hidupnya. Melalui Injil hari ini, Yesus memberikan suatu penegasan sehubungan dengan pengampunan tersebut.

Sebagai orang Kristiani, kita semua ingin mendapatkan keselamatan dari Allah. Kita semua sebagai pengikut Kristus, tahu bahwa Roh Kudus berasal dari Allah. Roh Kudus inilah yang diutus oleh Allah menyertai manusia dalam perjalanan peziarahan di dunia.  Roh Kudus yang dari Allah itu adalah Penolong yang selalu setia mendampingi kita.

Bagi kita umat beriman, Roh Kudus telah menjadi penggerak dan pelindung dalam hidup kita. Dia selalu membantu kita. Oleh karena itu, rasul Paulus, dalam bacaan pertama, berdoa kepada Allah untuk mengutus Roh Kudus guna memberikan hikmat kepada kita semua yang mengimani Dia,  supaya bisa memperoleh pengetahuan dan pengenalan yang benar akan Dia.

Saudara terkasih, Yesus yang adalah Putera Allah saja memandang Roh Kudus sebagai yang tertinggi. Bahkan Ia berkata: “Siapa yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi, barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni”. Yesus hendak mengajarkan kepada kita untuk menghormati Penolong yang selalu setia menolong kita dalam keadaan dan situasi apa saja itu.

Sebagai orang yang percaya kepada Allah, kita dituntut untuk percaya dan menaruh hormat kepada Roh Kudus yang berasal dari Allah. Sebab, dengan percaya kepada Roh Kudus yang diutus Allah, kita mampu untuk melewati segala rintangan, tantangan dan cobaan yang  menghampiri kita dalam hidup.

Belajar dari Yesus dan Rasul Paulus, kita pun memohon kepada Allah agar Ia berkenan mengutus Roh Kudus-Nya kepada kita, supaya oleh Roh Kudus itu, mata hati kita menjadi terang. Dampaknya, kita semua mempunyai pengertian yang baik akan panggilan kita sebagai orang beriman. Kita percaya bahwa Roh Kudus akan mengajar dan membimbing kita semua.

(Fr. Johanis H. Raharusun)

“Tetapi, barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni” (Luk. 12:10b).

 Marilah berdoa:

Ya Tuhan, utuslah Roh Kudus-Mu untuk menaungi aku selalu dalam hidupku.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini