HARI MINGGU PASKAH VII (P)
Kis. 1:15-17,20a,20c-26; Mzm. 103:1-2,11-12,19-20ab; 1Yoh. 4:11-16; Yoh. 17:11b-19.
Hari Minggu menjelang Hari Raya Pentakosta, merupakan Hari Minggu Komunikasi Sedunia. Berbicara tentang komunikasi, Injil hari ini pun mengungkapkan sebuah komunikasi yang sangat luar biasa yang terjadi antara Yesus dan BapaNya. Komunikasi yang sangat luar biasa antara Yesus dan BapaNya ini terungkap dalam bentuk doa. Doa Yesus untuk murid-muridNya.
Yesus sungguh menyadari bahwa sesaat lagi Dia akan datang kepada BapaNya di surga, sementara para murid masih akan tetap tinggal di dunia. Dunia sungguh membenci para murid karena mereka bukan dari dunia, namun Yesus berdoa agar Bapa senantiasa memelihara dan melindungi mereka dari yang jahat. Yesus mengutus para murid ke dalam dunia dan menguduskan mereka dalam kebenaran. Yesus berdoa kepada BapaNya agar para murid tetap terpelihara dalam namaNya dan supaya para murid tetap bersatu bersama dengan mereka. Yesus sungguh peduli dan cinta kepada murid-muridNya.
Yesus menyadari betapa berat hidup di dunia ini, sementara kebenaran harus tetap diwartakan kepada semua orang. Doa Yesus kepada Bapa bagi murid-muridNya adalah juga doa bagi kita para pengikutNya. Doa Yesus bagi para pengikutNya yang terungkap dalam Injil hari ini merupakan bentuk komunikasi cinta dan kepedulian Yesus. Doa Yesus yang adalah bukti cintaNya kepada kita para pengikutNya kiranya menjadi alasan bagi kita untuk tetap berani mewartakan kebenaran di dunia ini; demikianlah juga kita akan tetap bersatu dengan Dia. Hari Minggu Komunikasi Sedunia dan terlebih Injil hari ini mengajak kita para pengikut Kristus untuk tetap berani mewartakan kebenaran kepada sesama di dunia ini. Menyebarkan dusta dan kebencian atau juga hoax bukanlah tugas dari seorang pengikut Kristus. Belajar dari komunikasi cinta Yesus, kita pun sebagai pengikutNya hendaknya menyebarkan kasih kepada sesama kendati susah dan penuh tantangan. Kita belajar untuk tetap terus bersatu di dalam cinta kasih Tuhan lewat tindakan-tindakan yang baik dan benar bagi sesama.
(Fr. Valentino Pandelaki)
“Ya Bapa yang kudus peliharalah mereka dalam namaMu, yaitu namaMu yang telah Engkau berikan kepadaKu, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.” (Yoh. 17:11b)
Marilah berdoa:
Ya Tuhan, semoga kami dapat semakin bersatu denganMu dan tetap setia mewartakan kebenaran bagi semua orang. Amin.











