“TANGGUNG JAWAB IMAN”: Renungan, Senin 13 November 2023

0
1065

Hari Biasa, Pekan Biasa XXXII (H)

Keb. 1:1-7; Mzm. 139:1-3,4-6,7-8,9-10; Luk. 17:1-6.

Pemahaman yang kuat dan tepat tentang keberadaan Tuhan serta peran-Nya dalam hidup manusia merupakan hal yang sangat penting bagi setiap individu yang memiliki iman. Sebagai anggota Gereja yang telah mengalami baptisan, kita memiliki tanggung jawab untuk mengikuti kehendak dan perintah Tuhan. Kita adalah anak-anak Allah. Oleh karena itu, kita harus hidup dengan integritas dan tindakan yang sesuai dengan ajaran dan petunjuk Tuhan. Sayangnya, seringkali kita terjebak dalam pola kehidupan yang tidak sejalan dengan keinginanNya. Kita kerap tersesat, berdosa dan kesulitan dalam mempertanggungjawabkan iman kita kepada Tuhan. Akibatnya, kita sering melukai hati Tuhan dan orang lain dengan perbuatan yang menyimpang.

Hari ini Yesus memberikan kita nasihat agar berhati-hati supaya tidak terjerumus dalam dosa karena pengaruh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Ketika melihat sesama kita melakukan dosa atau bahkan memengaruhi orang lain untuk berbuat dosa, kita seharusnya memberikan nasihat kepada mereka. Selain itu, kita diajak untuk saling mengampuni seperti yang dikatakan dalam Luk. 17:4: “Jikalau ia berbuat dosa tujuh kali sehari terhadap engkau dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.” Mengampuni orang yang berdosa adalah tindakan yang mulia yang membantu sesama dalam usaha mengejar keselamatan.

Oleh karena itu, kita harus mempertanggungjawabkan iman dengan berlaku bijaksana. Hal ini membuat kita tidak tersesat atau terjerumus dalam dosa. Sangat penting bagi kita untuk benar-benar mengenal Allah dan memahami kehendak-Nya dengan baik dan benar. Sebagai orang yang beriman dan pengikut Kristus, kita harus memiliki pemahaman yang kuat tentang-Nya agar kita dapat hidup dengan jujur di hadapan-Nya. Selain itu, kita juga harus memiliki kemampuan untuk memberikan pengampunan kepada sesama kita yang melakukan kesalahan terhadap kita.

(Fr. Antonio Herdy Faubun)

“Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia” 

(Luk. 17:3).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk memahami kehendak-Mu dan berikanlah pengampunan bagi mereka yang bersalah kepada kami. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini