Pw. S. Yustinus, Mrt (M)
Kis. 20:28-38,Mzm: 68:29-30.33-36c; Yoh. 17: 11b-19.
“Sama seperti Engkau telah mengutus Aku di dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka di dalam dunia.” (Yoh. 17:18), demikianlah perkataan Yesus dalam injil hari ini yang menunjukkan bagaimana Yesus mengasihi murid-muridNya dan memberi perutusan bagi para murid di dunia ini. Bukan hanya itu Yesus menunjukkan cintaNya kepada murid-muridNya dengan meminta Bapa agar memelihara, memberkati, dan memberi kebenaran para muridNya, sehingga para murid itu dapat bersatu dengan Bapa dan Kristus. Selain itu juga Yesus memberikan penekanan tentang perutusanNya untuk murid-murid yang berbeda dengan keinginan dunia, di mana para murid akan dibenci dunia.
Pada bacaan pertama dalam Kisah Para Rasul, dikisahkan bagaimana Paulus berpisah dengan para penatua di Efesus. Paulus tidak hanya berpisah begitu saja, tetapi Paulus memberikan penekanan tentang bagaimana para penatua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kawanan jemaat Allah. Mereka merupakan gembala yang telah dipercayakan Tuhan untuk menyatukan jemaat dengan Kristus sebagai sang kepala. Tidak hanya itu pada perpisahan itu Paulus pula menunjukkan bagaimana pelayanan penatua yang juga tidak mudah karena sesudah Paulus pergi akan muncul serigala-serigala yang ganas dan tidak menyayangkan para kawanan dan bahkan menghancurkan kawanan. Bukan hanya itu akan muncul juga orang-orang dengan ajaran palsu dan berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan mengikuti mereka pada jalan yang salah.
Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, dari bacaan pertama dan bacaan injil kita melihat bagaimana relasi Yesus dan para muridNya, Paulus dan para penatua yang begitu akrab dan saling mendoakan satu dengan yang lain.Yesus berdoa untuk para muridNya karena dia sangat mengasihi muridnya yang kelak akan menjadi penerus pewartaanNya, begitu pun dengan Paulus yang menasehati para penatua yang juga memiliki tanggung jawab yang besar dan berat dalam pelayanan untuk kawanan jemaat Allah. Karena itu, kita sebagai orang yang percaya kepada Yesus, kita pula harus mau dan siap menjadi murid-murid Yesus yang senantiasa siap untuk menjadi pewarta-pewarta karya keselamatan Allah. Memang banyak kesulitan yang akan dihadapi oleh murid-murid Yesus, seperti serigala, dan munculnya ajaran palsu, tetapi kita perlu yakin bahwa Yesus selalu mendoakan kita agar kita bisa tetap setia dalam perutusan kita, sehingga kita bisa seperti Paulus yang menjadi rasul dan selalu mengajak orang lain menjadi murid-murid yang siap sedia.
Pada hari ini juga kita memperingati st. Yustinus martir, semoga kita juga memiliki semangat seperti st. Yustinus yang juga dengan darahnya dia siap menjadi murid Yesus dan membela Yesus dengan setia.
Fr. Alfianus Dianomo
“Sama seperti Engkau telah mengutus Aku di dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka di dalam dunia.” (Yoh. 17:18)
Marilah berdoa:
Ya Yesus semoga kami siap menjadi murid-muridMu yang setia dalam perutusan kami. Amin.











