“Warisan yang Paling Berharga” Renungan: Jumat, 20 Mei 2022

0
1582

Hari Biasa Pekan V Paskah (P).

BcE Kis. 15:22-31; Mzm. 57:8-9,10-12; Yoh. 15:12-17.

Biasanya di masa tua orang tua, apalagi seorang bapak keluarga, orang tua akan mencari satu waktu untuk mengumpulkan anak-anak dan cucu-cucunya untuk memberikan wejangan-wejangan, dan membagikan warisan kepada anak-anaknya. Wejangan dan warisan yang diberikan kepada anak-anak ini sesungguhnya merupakan bentuk kasih orang tua kepada anak-anak, agar setelah orang tua pergi mereka memiliki bekal atau sesuatu yang cukup yang bisa membuat mereka bertahan tanpa orang tua.

Injil hari ini kira-kira memiliki konteks serupa. Di saat-saat terakhir kebersamaan dengan para murid, sebelum Yesus meninggal, Yesus ingin warisan Yesus pandang sangat penting untuk diberikan bagi para murid. Warisan itu adalah perintah untuk saling mengasihi. Warisan Yesus memang bukan ratusan uang keping perak, ratusan domba, sebuah rumah apalagi mobil bagi para murid. Yesus sama sekali tidak mewariskan materi yang kerap dipandang orang lain sebagai hal yang berharga. Sebaliknya Yesus mewariskan perintah untuk saling mengasihi agar para murid tidak hanya bahagia di dunia ini, tetapi lebih dari pada itu bahagia dan mencapai keselamatan

Ironis bahwa kemudian harta dan kekayaan yang diwariskan sesorang kepada anak-anaknya merusak cinta kasih dan persaudaraan antar kemudian anak-anak. Hari ini Yesus kemudian mengingatkan bahwa kekayaan dan harta duniawi yang diwariskan kepada anak-anak adalah hal yang baik sebagai salah satu bentuk kasih oran tua, namun lebih dari itu esensi dari kasihlah yang paling penting untuk diwariskan. Dan mewariskan kasih itu dapat dilakukan dengan kita membuat tindakan kasih terlebih dahulu kepada sesama. Dengan demikian kasih kita akan diwariskan kepada sesama yang kita temui, dan sesama kita akan mewariskan kasih yang sama kepada lebih banyak orang.

Fr. Paulus Gino Wuisan

Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.” Yoh 15:17

Marilah berdoa:

Ya Allah, berkatilah kami dan tumbuhkanlah dalam hati kami, hati yang selalu mengasihi, seperti diri-Mu mengasihi kami. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini