“Bertahan dan Selamat” Renungan: Minggu 4 Juli 2021

0
1135

Hari Minggu Biasa XIV (H)

Yeh. 2:2-5; Mzm. 123:1-2a,2bcd,3-4; 2Kor. 12:7-10; Mrk. 6:1-6.

Ketika seseorang datang di daerah yang belum pernah ia kunjungi atau berada di daerah  yang baru,  tentu daerah  itu dirasakan sebagai tempat yang asing bagi orang tersebut. Namun bagaimana ketika seseorang atau mungkin kita sendiri berada di daerah asal atau tempat lahir kita, lantas orang-orang ditempat itu menganggap kita sebagai orang asing?

Saya yakin bahwa kita akan merasa aneh, tidak percaya dan bahkan mungkin merasa ingin pergi dari daerah itu. Maka dapat dikatakan bahwa menjadi orang asing ditempat kelahiran sendiri tentu tidak mengenakan.

Dalam injil hari ini, pengalaman yang sama dialami oleh Yesus sendiri di tempat asalnya di mana Yesus dianggap sebagai orang asing. Yesus sendiri merasa heran atas perilaku dan perbuatan dari orang-orang di daerah asalnya ini. Namun, melihat perilaku dan perbuatan orang-orang itu, Yesus tidak putus asa dan patah semangat.

Yesus melanjutkan misi-Nya mewartakan Injil Kerajaan Surga bagi mereka yang mau mendengarkan dan percaya kepada-Nya sambil mengajar dengan berkeliling dari desa ke desa. Bahkan hati Yesus semakin tergerak oleh rasa belas kasih dengan menyembuhkan mereka yang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.

Dalam bacaan injil hari ini Yesus ingin  memberikan suatu pemahaman baru kepada kita bahwa menjalankan karya misi keselamatan Allah memang tidaklah mudah bahkan akan mengalami berbagai macam tantangan dan penolakan dari orang-orang terdekat dan keluarga kita. Namun kita jangan mudah putus asa atau kecewa karena penolakan-penolakan itu sebab yang paling penting yakni jika kita mewartakan kebenaran akan Kristus. Maka, hendaklah  sungguh-sungguh diperjuangkan dan dilakukan dengan tulus jika kita sungguh-sungguh mengimani Kristus.

Memang akan ada banyak cibiran bibir, fitnah dan kesulitan-kesulitan yang yang akan dialami. Tetapi jika kita percaya kepada Yesus maka semuanya akan terjadi dengan tuntunan Roh Kudus. Pengenalan yang baik akan Yesus yang sungguh–sungguh berbelas kasih kepada semua orang hendaknya terus menjiwai hidup kita setiap hari sebagaimana yang telah Yesus tunjukkan kepada orang-orang yang sakit dan menderita. Pada akhirnya kita akan menjadi orang-orang yang bertahan hingga akhir, menjadi orang pilihan Allah dan orang yang sungguh layak di hadapan Tuhan.

Fr. Chris Mokili

“Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri” (Mrk. 6:4).

Marilah berdoa:

Sertailah aku ya Tuhan, agar aku menjadi pengikut-Mu yang setia dalam mewartakan kebenaran-Mu. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here