“Jaminan Kehidupan Kekal”: Renungan, Selasa 29 Juni 2021

0
665

Hari Raya St. Petrus dan St. Paulus, Ras (M)

Kis. 12:1-11; Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9; 2Tim. 4:6-8,17-18; Mat. 16:13-19

Pada hari ini Gereja Katolik merayakan Hari Raya St. Petrus dan St. Paulus. Hari raya yang kita rayakan pada hari ini mempunyai landasan biblis, yakni pada saat Petrus menjawab pertanyaan Yesus akan siapakah diri-Nya. Simon Petrus dengan penuh keyakinan menjawab bahwa Yesus adalah  Mesias, Anak Allah yang hidup. Dengan pengakuan yang diberikan oleh Simon Petrus tersebut Yesus mengatakan bahwa hal tersebut memang sangatlah tepat, karena bukan manusia yang menyatakan hal tersebut kepada Petrus melainkan Bapa-Nya di surga. Oleh karena jawaban inilah maka kemudian Yesus mengaruniakan kepada Petrus hal yang sangat luar biasa: “Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akang menguasainya. Kepadamu akan kuberikan kunci Kerajaan Surga. Apa yang kau ikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kau lepas di dunia ini akan terlepas di surga”.

Saudara terkasih, iman akan Yesus Kristus menjadi jalan satu-satunya bagi kita untuk memperoleh keselamatan, dan untuk memperoleh kehidupan yang kekal. Namun sebagaimana yang dialami oleh para rasul, khususnya Rasul Petrus dan Paulus yang mengalami pelbagai tantangan demikian juga yang harus kita alami. Kita juga harus mengalami pelbagai tantangan agar kita bisa disebut sebagai pengikut Kristus. Saksi Kristus adalah mereka yang benar-benar mengenal Tuhan dan kemudian menjalankan perintah-perintah-Nya. Sama seperti Petrus dan Paulus kita diajak untuk mengenal Kristus dalam sabda-Nya dan menjalankan perintah-Nya di dalam kehidupan pribadi dan bersama dengan orang lain.

Saudara terkasih, hari ini kita semua diingatkan untuk menghayati kembali panggilan kita sebagai orang Kristen dan sebagai saksi-Nya. Bacaan-bacaan dan perayaan hari ini membantu kitan untuk melihat kedalaman iman kita sebagai seorang saksi Kristus. Apakah selama ini kita telah menjadi saksi Kristus dalam keluarga, masyarakat dan komunitas hidup kita? Sebagai seorang saksi, apakah kita sudah mewartakan Sabda Yesus dan menjalankan perintah-perintah-Nya? Yesus tidak pernah meninggalkan saksi-Nya yang bekerja menurut perintah-perintah-Nya. Ia selalu bersama mereka yang berjuang mewartakan kabar baik, Sabda-Nya di tengah dunia ini.

(Fr. Fransiskus Ivandi)

“Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dana pa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga” (Mat. 16: 19).

 

Marilah berdoa:

Tuhan Yesus, bantulah aku agar aku semakin mencintai diri-Mu dengan menjalankan semua perintah-Mu, agar kelak aku dapat hidup dalam kerajaan-Mu. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here