“Sudahkah Kamu Percaya?” Renungan, Jumat 2 Desember 2022

0
406

Hari Biasa Pekan I Adven (U).

Yes. 29:17-24; Mzm. 27:1, 4, 13-14: Mat. 9:27-31.

Berbicara soal kepercayaan, sebagai seorang pengikut Kristus, kita dituntut punya iman yang kuat dan semangat yang tak pernah berhenti untuk mewartakan ajaran-Nya. Namun, dalam kenyataannya, kita sering jatuh dalam keputusasaan dan dosa yang membuat kita tak mampu dan bahkan meninggalkan iman kita. Apakah karena kita kurang percaya? Ataukah kita memang tidak mampu? Atau apakah cobaan yang Tuhan berikan terlalu berat bagi kita? Lepas dari semua itu, iman kitalah yang menentukannya.

Bacaan pertama menegaskan kepada kita tentang kemahakuasaan Allah. Allah membebaskan bangsa Israel dari penindasan, Allah membawa kesembuhan bagi yang sakit, yang sesat mendapat pengertian dan yang bersungut-sungut mendapat pengajaran, agar dari semuanya itu mereka tahu Allah Maha Besar.

Bacaan injil hari ini menegaskan lagi tentang kemahakuasaan Allah itu. Yesus menunjukkan kebesaran dan kemahakuasaan Allah. Ia menyembuhkan dua orang buta. Lewat sebuah pertanyaan “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya? Yesus mengajak kita untuk lebih menguatkan iman kita. Sebuah kepercayaan yang teguh seperti kedua orang buta yang mampu menyatakan, “ya Tuhan, kami percaya”, iman itu bertumbuh dan berkembang menjadi kokoh. Maka mereka memperoleh kesembuhan.

Bacaan-bacaan hari ini mengajak kita untuk lebih percaya, bukan sebuah kebimbangan iman melainkan kepercayaan yang teguh akan Yesus Kristus. Dalam kehidupan kita masing-masing, iman yang teguh akan membawa kekuatan dalam diri kita. Saat kita lelah karena pekerjaan, saat kita bimbang akan banyaknya pilihan, saat semangat kita luntur dan pikiran kita buyar akan banyaknya persoalan hidup yang dihadapi, dan bahkan saat kita merasa tak ada satupun hal yang dapat dibuat, iman kitalah yang akan memberikan harapan dan kepastian. Percaya bahwa masih ada harapan dan Kristuslah harapan itu.

Marilah kita lebih percaya, meneguhkan iman kita dan berani mengatakan “Ya Tuhan, kami percaya”, bahwa di dalam Engkau segala sesuatu menjadi pasti. Seperti apa yang ditegaskan bacaan hari ini, yang sakit disembuhkan, yang sesat mendapat pengertian dan yang bersungut-sungut mendapat pengajaran, maka kita pun patut percaya bahwa dalam Kristus ada keselamatan. Sudahkah kita percaya?

(Fr. Andi Bambi)

“Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya? Mereka menjawab, Ya Tuhan, kami percaya” (Mat. 9:28).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, tambahkanlah iman kami agar kami semakin percaya dan mengenal Engkau, Bapa yang Maha Kuasa dan Kekal. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here