“Beriman dan Bertindak”: Renungan, Kamis 1 Desember 2022

0
391

PW Beato Dionisius dan Redemptus, Martir Indonesia (M)

Yes. 26:1-6; Mzm. 118:1,8-9,19-21,25-27a; Mat. 7:21,24-27.

Berdoa merupakan salah satu hal yang menunjukkan bahwa kita beriman kepada Tuhan. Mungkin dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menyisihkan waktu kita dengan berdoa untuk mengucapkan syukur dan pujian kita kepada Tuhan atas berkat dan rahmat-Nya kepada kita. Sebagai orang beriman kita juga selalu berusaha untuk hadir mengikuti ibadat sabda dan perayaan ekaristi untuk meningkatkan kualitas iman kita. Akan tetapi, apakah hanya dengan rajin berdoa dan mengikuti ibadat sabda serta perayaan ekaristi kita dapat memperoleh keselamatan? Sebagai orang Katolik itu tidaklah cukup, melainkan kita juga harus mewujudnyatakan iman kita lewat perbuatan atau tindakan kasih kepada orang lain.

Dalam bacaan injil hari ini Yesus menegaskan kepada para muridNya: “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku, ‘Tuhan! Tuhan!’ akan masuk Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga.” Dengan demikian Yesus sendiri mengajarkan bahwa beriman tidaklah hanya menyerukan nama Tuhan saja dalam doa-doa kita, melainkan apa yang kita imani harus kita tunjukkan dalam tindakan dan perbuatan kita bagi orang lain. Dalam bacaan pertama juga telah ditegaskan bagaimana kita harus berpegang pada kesetiaan dan kebenaran, supaya kita dapat masuk ke dalam rumah Tuhan. Sebab hanya orang-orang benar saja yang akan menikmati kebahagiaan dalam rumah Tuhan.

Bagaimanakah menjadi orang benar itu? Proses utamanya adalah selalu beriman dan setia kepada Tuhan. Iman dan kesetiaan tersebut tidak hanya kita tunjukkan lewat perkataan kita saja. Iman dan kesetiaan itu harus kita tunjukkan juga lewat tindakan dan perbuatan kita sehari-hari. Tindakan dan perbuatan tersebut adalah melakukan kehendak dari Tuhan yaitu berbuat baik dan kasih kepada orang lain. Yesus adalah teladan utama bagi kita, untuk bisa berbuat baik dan berbuat kasih bagi sesama kita dan orang lain.

Pada hari ini juga kita memperingati perayaan dari Martir Indonesia Beato Dionisius dan Redemptus. Kita juga dapat belajar dari mereka bagaimana beriman dan bertindak dalam Kristus. Pada masa hidupnya mereka diminta untuk mengkhianati iman mereka kepada Kristus. Namun, mereka tidak mau melakukan hal tersebut, bahkan sampai mereka dibunuh pun mereka tetap setia dan berpegang teguh pada Kristus. Mereka percaya bahwa beriman dan melakukan kehendak Tuhan adalah jalan menuju kehidupan kekal.

Fr. Blasius Lorinanto

 

“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku, ‘Tuhan! Tuhan!’ akan masuk Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga”
(Mat. 7:21)

 

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, ajarlah dan bantulah aku untuk selalu setia dalam beriman dan melakukan kehendak-Mu. Amin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here