“Iman Menumbuhkan Rasa Percaya dalam Diri”: Renungan, Sabtu 16 Oktober 2021

0
536

Hari Biasa (H)

Rm. 4:13,16-18; Mzm. 105: 6-7,8-9, 42-43; Luk. 12:8-12

Setiap orang pasti memiliki rasa percaya yang tumbuh dalam diri. Namun percaya terhadap orang lain belum tentu semua bisa. Terkadang kita merasa bahwa kita mampu mengandalkan diri sendiri, padahal kita bisa meminta bantuan Roh Kudus. Karena tanpa Roh Kudus yang bekerja kita bukanlah apa-apa.

Hal itu dipertegas oleh Santo Paulus kepada jemaat di Roma, bahwa Abraham bukan melakukan segala yang diperintahkan Allah atas dasar kekuatannya sendiri, melainkan karena kekuatan yang berasal dari Allah. Hal itu terjadi karena imannya kepada Allah. Bahkan karena imannya, Allah mengabulkan janji-janji yang disabdakan-Nya kepada Abraham.

Adapun dalam Injil, Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya untuk tidak malu mengakui Dia di hadapan orang lain. Yesus ingin agar apa yang diajarkan-Nya kepada para murid dapat diwartakan kepada siapa saja. Oleh karena itu Yesus mengatakan demikian, “Aku berkata kepadamu: Setiap orang mengakui aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah”. Perkataan Yesus tersebut dapat dilihat sebagai sebuah janji kepada para Murid, agar supaya jika mereka ingin diakui di hadapan Allah, mereka terlebih dahulu harus mengakui Yesus. Yesus menguatkan para murid untuk tidak takut kepada siapapun, sebab Roh Kudus yang akan bekerja dalam diri mereka.

Terkadang kita merasa malu untuk mengakui iman kita di hadapan banyak orang, bahkan ketika berada di tempat umum kita malu untuk membuat tanda salib. Tetapi kita sering mengatakan kepada sanak saudara bahwa kita merupakan anak Tuhan Yesus. Yesus rela dirajam sampai mati di atas kayu salib, hanya untuk menebus dosa-dosa kita. Namun untuk mengungkapkan iman kita kepada-Nya, terkadang kita malu dan bahkan takut untuk melakukannya. Oleh karena itu Santo Paulus mengajak kita untuk taat dan setia kepada Allah berdasarkan iman yang total seperti yang dilakukan Abraham. Sebab, jika kita membuka diri dan mengakui Yesus di hadapan semua orang dan selalu mengandalkan-Nya dalam hal apapun, percayalah, Roh Kudus akan selalu menyertai kita sepanjang perjalanan hidup kita di dunia ini.

(Fr. Kristianus Batlayeri)

“Aku berkata kepadamu: Setiap orang mengakui aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah” (Luk. 12:8).

Marilah Berdoa:

Ya Tuhan, berilah kami iman yang teguh untuk selalu percaya kepada-Mu dan tidak malu untuk mengakui Engkau di hadapan orang lain, serta selalu mengandalkan-Mu dalam suka-duka hidup kami. Amin.

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here