“Berbuah dalam Kristus”: Renungan Rabu 05 Mei 2021

0
541

Hari Biasa Pekan V Paskah (P).

Kis. 15:1-6, Mzm. 122:1-2,3-4a,4b-5; Yoh. 15:1-8 BcO Why. 20:1-8.

Untuk dapat menghasilkan buah durian yang baik dan enak, kita tidak boleh hanya memfokuskan perawatan pada buahnya saja tetapi juga pada pokok atau pohonnya. Jika pohonnya sehat maka buahnya pun pasti baik.

Dalam Injil hari ini, kita mendengarkan perumpamaan dari Tuhan Yesus yang mengatakan bahwa “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya”. Maksud dari perumpamaan ini mau mengatakan bahwa Yesus adalah pokok anggur yang benar dan sejati yang dapat menghasilkan buah yang baik dan berkenan kepada Bapa sebagai pengusaha-Nya. Sebagai pokok anggur yang benar Dia taat kepada Bapa dan melakukan segala perintah Bapa dengan baik yakni penebusan umat manusia yang berdosa untuk dapat memperoleh keselamatan. Yesus juga mengatakan bahwa “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya supaya ia lebih banyak berbuah’’. Makna ranting yang tidak berbuah semata- mata bukan mengarah pada kita umat-Nya yang taat kepada-Nya tetapi lebih kepada yang tidak mau bertobat serta tidak taat kepada Allah dan penghalang bagi orang-orang yang taat kepada Tuhan untuk tidak percaya dan meninggalkan Allah, sedangkan ranting yang dapat menghasilkan buah adalah orang-orang yang percaya kepada Allah dan taat melakukan segala perintahnya.

Perumpamaan ini menegaskan bahwa hanya melalui pokok anggur yang benar, yang dapat menghasilkan buah yang bukan hanya subur tetapi juga berlimpah serta dapat memberikan keselamatan yang sejati. Pokok anggur benar itu adalah Yesus sendiri dan siapa yang dapat memberikan buah berlimpah dan baik dalam arti menjadi berkat bagi orang lain, ia harus tinggal di dalam Kristus. Dalam bacaan pertama juga dikatakan dengan jelas bagaimana Paulus dan Barnabas yang percaya kepada Allah memperoleh buah yang berlimpah yakni dijadikan oleh Allah menjadi perwarta injil kepada orang-orang yang belum pernah mendengar dan mereka semua menjadi percaya serta bersuka cita bersama. Lewat ajaran Tuhan Yesus hari ini, maka marilah kita semua tinggal dan hidup di dalam Kristus agar kita juga dapat menghasilkan buah yang baik dan subur, hidup damai dan bersaudara dalam suasana takut akan Tuhan dan mengamalkan kasih yang bukan hanya lewat kata-kata saja tetapi juga lewat perbuatan kita masing-masing.

Fr. Wandilinus Gleko

“Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak  dapat berbuat apa-apa” (Yoh. 15: 5).

Marilah Berdoa :

Bapa berkatilah kami agar dapat hidup di dalam Engkau dan selalu menjadi ranting dapat berbuah berlimpah. Amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here