“Menjadi Buah Yang Baik” : Renungan, Minggu 02 Mei 2021

0
945

HARI MINGGU PASKAH V (P). E KemSyah PrefPaskah.

Kis. 9:26-31; Mzm.22:26b-27,28,30,31-32; 1Yoh.3:18-24; Yoh.15:1-8.

Injil hari ini mengingatkan kita sebagai orang beriman untuk dapat berbuah. Berbuah maksudnya dapat menghasilkan. Seorang dapat berbuah apabila hidup dekat dengan Tuhan. Melalui perkataan, pikiran, tindakan semua terarah pada Tuhan. Bukan berkata yang tidak baik terhadap sesama atau berbicara kotor, berpikir yang tidak baik dan tindakan yang berbeda dengan ajaran iman. Dengan menjauh dari hal-hal yang tidak baik tersebut maka kita akan hidup dekat dengan Tuhan. Akhirnya kita mampu berbuah.

Bila kita belum mampu berbuah maka harus berubah. Jelas bahwa setiap ranting yang tidak berbuah, dipotong-Nya. Bila kita tidak mampu berbuah maka kita akan terlepas. Kita tidak bisa bersatu dengan Tuhan. Sehingga seringkali kita mempunyai kehendak tetapi tidak sejalan dengan kehendak Tuhan, karena itu kita tidak mampu mengenal kehendak Tuhan.

Seringkali kita juga mampu berbuah, tetapi buah itu tidak baik. Seperti kita membantu orang yang kesulitan tetapi mengharapkan pengembalian. Hal itu terjadi karena kita melakukan kebaikan tetapi masih mengharapkan balasan dan pujian dari orang lain. Maka kita belum segenap hati dalam kebaikan. Meskipun berbuah tetapi belum tentu berguna bagi sesama.

Dalam bacaan kedua, Rasul Yohanes mengingatkan kita agar mampu berbuah. Maka kita juga menaruh cinta kasih bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.

Itulah yang terjadi pada Barnabas. Perbuatan  yang sungguh berguna bagi orang lain sehingga ia mampu menjadi buah yang baik. Dikisahkan dalam bacaan pertama, Barnabas yang tampil menjadi pemersatu Paulus dengan para murid Yesus. Awalnya Paulus tidak dipercaya sebagai murid Yesus sehingga ia dijauhkan oleh murid yang lain namun berkat Barnabas, Paulus diterima oleh para murid Yesus.

Apakah kita sudah menjadi buah yang baik bagi sesama? Apakah kita sudah berbuah tetapi belum buah yang terbaik? Apakah kita belum berbuah? Sebagai orang beriman kita diminta untuk dapat berbuah di sepanjang hidup. Buatlah hidup kita berbuah baik supaya nama Allah dimuliakan.

 Fr. Marciano Pantow

“Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku” (Luk. 15:8)

Marilah berdoa: Ya Bapa, Semoga kami melaksanakan kehendak-Mu dan kami dapat  berbuah baik bagi sesama. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here