“Pengampunan Dalam Bimbingan Roh Kudus”: Renungan, Minggu 11 April 2021

0
880

Hari Minggu Paskah II (Minggu Kerahiman Ilahi)

Kis 4:32-35; 1 Yoh 5:1-6; Mzm. 118:2-4,16ab-18,22-24; Yoh 20:19-31

Banyak orang termasuk orang-orang Kristen yang merasa bahwa ketika  melakukan kesalahan kepada orang lain atau orang lain berbuat salah kepada kita ada hal yang lumrah terjadi. Namun tidak semua orang yang tinggal diam ketika berhadapan dengan permasalahan seperti itu. Ada yang melaporkannya ke pihak berwajib, ada yang langsung mengajak untuk adu kuat, adu fisik bahkan tidak jarang terdengar mengakibatkan korban jiwa. Terlepas dari fakta bahwa itulah sifat kita manusia, namun  sebagai orang Kristen, yang beriman dan menjadi  pengikut Yesus tentunya kita semua selalu diajarkan tentang pengampunan.

Mengampuni adalah ciri khas dan ajaran iman Kristen yang harus dihidupi oleh setiap orang Kristen. Memang dalam kehidupan setiap hari, mengampuni tidak semudah membalik telapak tangan sebab dibutuhkan proses karena masing-masing pribadi manusia berbeda-beda. Seorang Kristen sejati akan mampu menjalani hidupnya dengan baik jika ia mampu mengampuni kesalahan orang lain bahkan dengan hati terbuka meminta maaf kepada orang yang telah kita kecewakan dan sakiti terlebih Tuhan sendiri. Dalam Injil hari ini Yesus menegaskan bahwa jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada dosanya tetap ada. Pengampunan adalah dasar hidup seorang beriman kepada Kristus  yang harus sungguh dijiwai dalam hidup, dalam pikiran perkataan dan perbuatan. Jika kita membuka hati dengan tulus bagi sesama dengan semangat pengampunan yang tanpa batas maka kita pun sama seperti Para rasul mendapat rahmat yang luar biasa besar  dari Yesus sendiri yakni  melalui Roh Kudus. Hari ini kita juga merayakan minggu Kerahiman Ilahi di Minggu Paskah yang Ke II. Allah yang begitu berbelas kasih membuka pintu kerahiman-Nya yang besar agar semakin banyak orang yang mau datang kepada-Nya dengan kerinduan yang besar akan belas kasih dan kerahiman-Nya.

Yesus selalu menegaskan kepada kita semua tentang betapa pentingnya hidup dalam kasih dengan dasar pengampunan. Seorang Kristen mampu hidup dalam kasih jika ia mampu membuka hati dan pikirannya dengan tulus untuk  saling mengampuni satu dengan yang lain. Jika seseorang mampu mengampuni sesamanya dan Tuhan, maka ia  akan lebih mudah untuk hidup dalam kasih Tuhan, mampu hidup berdampingan dengan orang lain, saling membantu, dan saling mengasihi.

(Fr. Khristiano Mokili)

“Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni” (Yoh. 20:23).

 

Marilah Berdoa:

Ya  Yesus,  utuslah Roh Kudus-Mu dalam hidup kami, agar kami mampu mengampuni sesama demi kemuliaan nama-Mu. Amin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here