“Pemimpin yang Berkuasa” Renungan, Selasa 12 Januari 2021

0
366

Hari Biasa (H)

Ibr 2:5-12; Mzm.8:2a-5 ,6-7, 8-9; Mrk.1:21b-28.

Setiap kali dalam suatu kampanye politik, seorang calon wakil rakyat mengutarakan janji-janjinya kepada masyarakat untuk melakukan sesuatu jikalau ia menang atau terpilih menjadi pemimpin nantinya. Isi janji itu seperti memajukan daerahnya, memberantas korupsi dan menyejahterakan rakyat. Namun ada beberapa pemimpin masyarakat yang setelah terpilih, tidak menepati janji-janjinya itu. Semua janji itu hanya bualan bibir yang manis semata. Inilah yang menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat serta rasa tidak hormat kepada pemerintah.  Hal serupa juga diperbuat oleh para ahli Taurat. Mereka hanya pintar berbicara tentang sabda Allah, namun tidak melaksanakannya dalam hidup mereka.

Dalam bacaan Injil hari ini, kita melihat satu model pemimpin yang sangat berbeda. Siapakah Dia? Dia adalah Yesus Kristus. Yesus berbicara dengan kuasa sehingga orang-orang yang mendengar pengajaran-Nya sangat takjub. Hal itu sangat berbeda dengan ahli-ahli Taurat. Kuasa Allah nyata dalam diri Yesus. Dengan Kuasa itu, ia mengusir roh jahat dari seorang yang kerasukan setan. Dengan perbuatan-Nya itu, orang-orang yang ada di rumah ibadat menjadi semakin takjub. Mereka berkata:. “Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya”. Kekaguman mereka akan sosok seperti Yesuslah yang membuat cerita tentang perbuatan-Nya itu sampai tersebar ke seluruh Galilea.

Saudara terkasih, Yesus adalah sumber berkat.  Ia berkuasa atas hidup kita manusia. Dalam situasi hati kita yang berat dan kacau atau dikuasai kejahatan, kita diharapkan datang kepada Yesus dan mohon untuk disembuhkan dan dihidupkan. Ia berkuasa untuk menyembuhkan dan menghidupkan kita termasuk melawan kuasa kejahatan dalam diri kita. Berkat dari Yesus turun atas mereka yang mau mendengarkan Firman-Nya dan yang sungguh-sungguh berdoa memohon bantuan-Nya. Yesus selalu hadir bersama-sama kita, oleh karena itu marilah kita menyambut Dia di hidup kita dalam doa sehingga segala kejahatan akibat iblis akan keluar dari hidup kita.

(Fr. Reno Sondakh)

Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya” Mrk. 1: 27b.

Marilah berdoa:

Ya Allah, mampukanlah aku untuk selalu taat dan setia pada firman-Mu agar aku layak untuk menikmati semua anugerah-Mu.  Amin.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here