“Bangga Jadi Katolik”: Renungan, Rabu 25 November 2020

0
433

Hari Biasa (H).

Why. 15:1-4; Mzm. 98:1,2-3ab,7-8,9; Luk. 21:12-19

Dalam Geraja Katolik, kita dapat menemukan banyak sekali kisah dari para martir. Orang-orang yang disebut martir ini adalah mereka yang rela dianiaya bahkan dibunuh demi mempertahankan iman mereka. Bertahan dalam penderitaan, dikejar-kejar bahkan sampai dibunuh dengan cara yang tidak wajar sudah pasti adalah hal yang tidak diharapkan. Bagi orang lain cara hidup seperti ini adalah sebuah kebodohan tetapi justru para martir menghadapinya dengan suka cita. Ada yang mendorong para martir untuk menerima segala macam bentuk penderitaan ini. Iman akan Yesus Kristus adalah yang hal yang mendorong diri para martir untuk terus bertahan dalam penderitaan. Mereka yakin bahwa sesudah penderitaan ini, pasti akan ada suka cita dalam Yesus Kristus.

Kisah dari para martir, sejalan dengan pesan Injil hari ini. Yesus dengan sangat jelas memastikan bahwa akan ada penganiayaan dalam diri orang-orang yang mengikuti Yesus. Cara seperti ini justru bagi Yesus adalah sebuah kesempatan untuk bersaksi, sehingga dengan jelas pula kita menemukan bahwa mengikuti Yesus bukanlah hal yang mudah atau menyenangkan. Yesus sendiri memberikan keyakinan bagi pengikutnya untuk tetap bertahan karena Dia jugalah yang akan memampukan mereka.

Kesulitan adalah hal yang tidak akan pernah lepas dari setiap hidup manusia. Menanggapi akan hal ini orang sering kali terbuai untuk mencari keinginan-keinginan duniawi dan berharap dapat mengatasi kesulitan yang dihadapi. Keyataan bahwa yang dicari itu belum tentu dapat membantu manusia mengatasi kesulitan yang dihadapi tetapi hanya bersifat sementara dan bahkan semakin mempersulit keadaan. Akibatnya banyak orang yang akhirnya merasa putus asa, dan tak jarang bagi pengikut Kristus situasi seperti ini sangat mengguncang iman mereka.

Belajar dari kisah hidup para martir dan terlebih Injil hari ini, Yesus mau mengajak para pengikut-Nya untuk tetap bertahan dalam kesulitan dan yakin bahwa Yesus jugalah yang akan memampukan pengikut-Nya dalam menghadapi setiap kesulitan yang dihadapi. Tetap bertahan dan semakin mendekatkan diri dalam Tuhan lewat doa-doa terlebih Ekaristi adalah jalan yang terbaik yang dapat mengahantar pada kebahagiaan sejati. Bangga menjadi pengikut Kristus. Bangga menjadi orang Katolik

(Fr. Valentino Pandelaki)

“Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.” (Lukas 21:19).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, kuatkanlah diri kami dalam mengahadapi setiap tantangan hidup dan mampukanlah kami untuk terus menjadi saksi-Mu. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here