“Bersaksi dalam Doa”: Renungan, Sabtu 23 Mei 2020

0
584

Hari Biasa Pekan VI Paskah (P)

Kis.18:23-28; Mzm47:2-3,8-9,10; Yoh.16:23b-28

Saudara terkasih, melalui kebangkitan-Nya, Tuhan telah memanggil kita dari kegelapan maut di dalam cahaya-Nya yang menakjubkan. Lilin Paskah yang kita nyalakan pada malam Paskah, menuntun kita berjalan bersama cahaya Kristus Sang Terang sejati menuju pada keselamatan kekal. Terang itulah yang menjadi sarana keselamatan umat manusia. Kristus sebagai jalan kebenaran dan hidup menuntun kita pada keselamatan yang dijanjikan-Nya.

Bacaan pertama menampilkan  sosok Apolos sebagai seorang awam yang fasih dalam berbicara dan mahir dalam soal-soal Kitab Suci. Bahkan ia belajar banyak tentang Jalan Tuhan dan bersaksi dengan penuh semangat tentang Yesus sebagai Tuhan dan Guru Utama. Baginya, kesaksian tentang Yesus sebagai Tuhan, bukanlah sebuah kewajiban yang harus dibuat, melainkan sebuah pertanggungjawaban iman akan Allah yang ia kenal, hayati dan hidupi. Semangat merasul yang dihayatinya, membuat dirinya bersemangat untuk bersaksi tentang Tuhan. Dikisahkan bahwa ia hendak pergi ke Akhaya untuk melanjutkan pewartaan tentang Tuhan yang diimaninya. Perjuangan kesaksian imannya akan Tuhan, tidak terhalang oleh ancaman melainkan terbuka pada jalan yang mengharukan. Kesaksian itu pula dilakukan oleh Yohanes dalam bacaan Injil hari ini. Yohanes mau mengamanatkan bentuk kesaksian tentang Tuhan itu dalam doa. Bersaksi tentang Yesus sebagai Tuhan memberikan daya guna bagi mereka yang percaya kepada Allah.

Doa sebagai sarana komunikasi antara Allah dan manusia. Bersaksi, bukan hanya dalam bentuk tindakan yang nyata di tengah-tengah kehidupan, melainkan juga dalam doa, kita dapat bersaksi tentang Tuhan. Dalam bersaksi tentang Tuhan yang dikenal maka, diri kita sendiri harus mengenal dahulu tentang Tuhan yang diimani. Dan hal itu akan didapat dalam doa. Berdoa kepada Yesus mengungkapkan juga doa Yesus kepada Bapa-Nya di surga. Kesaksian iman itu, membawa kita pada keyakinan bahwa barangsiapa hidup dan berdoa bersama Yesus, akan hidup pula bersama Bapa di surga.

(Fr. Michael Terok)

“Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.” (Yoh. 16:23b)

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, kobarkanlah semangat kesaksian dalam hati umatmu agar kami dapat bersaksi dan hidup pula bersama Bapa-Mu di surga. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here