“Tuhan selalu Menyertaimu” : Renungan, Kamis 21 Mei 2020

0
475

Hari Raya  Kenaikan Tuhan

Kis.1: 1 – 11; Mzm. 47: 2-3,6-7,8-9; Ef. 1:17 -23; Mat. 28:16-20

Hari ini kita merayakan Tuhan Yesus naik sorga. Sebagai manusia,Yesus Kristus adalah yang pertama naik ke sorga dengan jiwa dan raga-Nya. Kita semua yang percaya kepada Kristus mempunyai pengharapan akan dibangkitkan dari kematian dan ikut naik ke sorga bersama dengan Kristus. Misteri iman ini sungguh sulit dipahami karena ada di luar nalar manusia. Namun tidak semua yang ada di luar nalar manusia adalah salah. Karena nalar manusia tidak mampu memahami seluruh kebenaran yang sejati. Rasul Paulus sangat paham akan kesulitan itu, sehingga dalam bacaan kedua liturgi hari ini dari surat Efesus, dikatakan, “Aku mohon kepada Allah Tuhan kita Yesus Kritsus. Bapa yang mulia, agar Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang. Agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya.”

Jika mata hati kita terang dan dapat mengenal Tuhan Yesus Kristus dengan benar, maka kita akan sedikit memahami betapa mulianya peristiwa yang kita rayakan hari ini. Setelah Yesus bangkit dari mati dan selama 40 hari tinggal bersama murid-murid-Nya dalam keadaan tubuh yang sudah dibangkitkan atau dalam keadaan yang mulia, yang dapat masuk menjumpai para murid-Nya meskipun mereka ada dalam ruangan dengan pintu-pintu yang terkunci, maka kemudian Yesus terangkat ke sorga. Ia naik ke sorga disaksikan oleh para murid-Nya yang melihat ke atas mengikuti perjalanan Yesus yang naik ke sorga dengan tubuh-Nya yang mulia. Penginjil Lukas menulis, “Hai orang- orang Gelilea, mengapa kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu lihat Dia naik ke sorga.”

Menurut Penginjil Matius hari ini, Yesus sendiri berkata sebelum ia naik ke sorga, “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi”. Jadi, Tuhan Yesus mempunyai kuasa penuh baik di sorga maupun di bumi. Yesus Kristus adalah Putera Allah yang telah turun ke dunia dan yang telah naik ke sorga menurut. Dalam kuasa-Nya sebagai Putera Allah itu, ia memberikan perintah kepada para murid-Nya, yang merupakan kalimat terakhir dari Injil Matius itu, “Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Puteradan Roh Kudus. Ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.” Yesus yang telah naik ke sorga, tetap menemani peziarahan kita di dunia ini. Dia yang telah naik ke sorga dengan mulai, tetap tinggal di antara kita dan dekat dengan kita.

(Rm. Albertus Sujoko)

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus ( Mat 28:19 ).

Marilah Doa:

Allah Bapa di sorga, semoga kami menjadi murid-murid Kristus yang setia dan mewartakan Injil kepada siapa saja yang kami jumpai. Amin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here